NewsMetro

Wali Kota Siska Lantik 14 Pejabat Pemkot Kendari, Lurah Diminta Siaga 24 Jam

42
×

Wali Kota Siska Lantik 14 Pejabat Pemkot Kendari, Lurah Diminta Siaga 24 Jam

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran, melakukan penguatan jajaran birokrasi dengan melantik 14 pejabat administrator, pengawas, fungsional, dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota Kendari. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Jumat (4/9/2026).

Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Wali Kota Kendari Nomor 677 Tahun 2026 tentang Pengangkatan dan Mutasi dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Kendari.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mendapat amanah baru di berbagai organisasi perangkat daerah yakni, Yusran Wahyudi sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Munafri sebagai Sekretaris Dinas Pertanian, serta Muhammad Asagaf Kasim sebagai Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kendari.

Selain itu, Alamsyah dipercaya sebagai Kepala Bidang Pendapatan Wilayah III Bapenda, Arfan Saputra sebagai Kepala Bidang Pengawasan Bapenda, Salmon Padang sebagai Kepala Seksi Pengembangan Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Dispora, serta Nurwardi Sutrisno sebagai Kepala Seksi Persandian Diskominfo.

Lima pejabat juga dilantik sebagai lurah, yakni Aguston sebagai Lurah Pondambea, Syarifuddin sebagai Lurah Purirano, Bashar Kalabe sebagai Lurah Poasia, Muhammad Faizal Mondoali sebagai Lurah Talia, dan Erwin Jaya sebagai Lurah Benua Nirae.

Pejabat lainnya adalah Malarangan Jaya sebagai Kepala Seksi Syarat Kerja dan Pembinaan Kelembagaan Hubungan Industrial Disnakerperin serta Aryanti Patiung sebagai Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari.

Dalam arahannya, Wali Kota Siska menegaskan bahwa rotasi dan pengisian jabatan bukan semata-mata berkaitan dengan administrasi kepegawaian. Menurutnya, penempatan aparatur harus menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Wali kota meminta pejabat yang baru dilantik memahami bahwa jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan kompetensi serta integritas.

“Jabatan adalah sebuah amanah dan tanggung jawab. Bukan semata-mata kedudukan ataupun kebanggaan,” ujar Siska.

Wali Kota Siska kemudian memberikan penekanan khusus kepada para lurah yang dinilai memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

Siska menyebut lurah sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota di tingkat paling bawah. Karena itu, seorang lurah harus mengetahui kondisi wilayahnya secara menyeluruh dan tidak boleh bersikap apatis terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan.

“Lurah itu ibarat wali kota kecil,” tegasnya.

Menurut Siska, lurah harus mampu membaca kebutuhan masyarakat, mulai dari persoalan sosial, kesehatan, administrasi kependudukan, kebersihan lingkungan hingga persoalan keamanan. Lurah juga diminta membangun komunikasi yang kuat dengan RT, RW, LPM, Karang Taruna, Posyandu, PKK, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Bahkan, wali kota meminta para lurah siap merespons masyarakat selama 24 jam sehari dan tujuh hari dalam sepekan.

“Saya harap teman-teman bisa lebih dekat dengan masyarakat dan tentu wajib harus responsif dan siap 7 x 24 jam,” katanya.

Untuk memastikan kondisi wilayah terpantau, Pemkot Kendari juga akan memperkuat mekanisme laporan mingguan atau weekly report bagi para lurah. Melalui laporan tersebut, setiap lurah wajib menyampaikan perkembangan wilayahnya, termasuk jika terdapat warga yang membutuhkan bantuan.

“Adakah masyarakat yang tidak makan, adakah masyarakat yang sakit, adakah masyarakat yang tidak punya KTP atau lain-lain yang tidak terbantu pelayanan publiknya, apa yang dia butuhkan,” ujar Siska.

Tak hanya meminta laporan, Siska juga memperingatkan para lurah bahwa dirinya akan melakukan kunjungan secara mendadak ke wilayah kelurahan. Waktu kunjungan tersebut tidak akan diberitahukan sebelumnya.

Ia meminta setiap lurah memastikan wilayahnya dalam kondisi tertib, aman, bersih dan pelayanan publik berjalan sebagaimana mestinya.

Selain kepada lurah, Siska juga meminta pejabat administrator memperkuat koordinasi dan mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi program yang terukur. Pejabat pengawas diminta memastikan pekerjaan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, sedangkan pejabat fungsional dituntut terus mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian.

Siska juga mengingatkan seluruh pejabat agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan tidak mengambil langkah yang melampaui kewenangan pimpinan.

“Kalau baru dilantik jangan buat blunder, beradaptasi, kompak, ikuti arahan pimpinan, jangan melampaui pimpinan,” pesannya.

Ia menegaskan birokrasi Pemkot Kendari harus meninggalkan pola kerja lama dan mulai beradaptasi dengan perubahan serta perkembangan teknologi. Pelayanan publik harus diarahkan agar semakin cepat, mudah, transparan dan akuntabel.

Dengan pelantikan tersebut, Siska berharap jajaran pejabat baru mampu bekerja lebih solid dan responsif sehingga keberadaan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat kelurahan.(SM)