PariwisataDaerahEkonomiNews

Mengandalkan Wifi Starlink, Kini Wisatawan dan Warga Desa Wisata Namu Sudah Bisa Mengakses Transaksi Digital

763
×

Mengandalkan Wifi Starlink, Kini Wisatawan dan Warga Desa Wisata Namu Sudah Bisa Mengakses Transaksi Digital

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan – Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, sejak berdirinya hingga saat ini belum bisa menikmati akses jaringan seluler apapun. Sehingga hal ini juga menjadi kendala dalam kaitannya dengan pengembangan pariwisata.

Salah satu yang menjadi kendala besar adalah, bagaimana pengembangan digitalisasi kepariwisataan dan UMKM jika jaringan internet tidak memadai. Program pembayaran nontunai atau pembayaran digital bagi wisatawan dan masyarakat yang telah disiapkan jauh sebelumnya., juga tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Ahmad NIzar selaku pengelola Desa Wisata Namu mengungkapkan melalui inisiatif kepala desa namu dan kolaborasi pengelola desa wisata setempat, dengan melakukan persentase untuk meyakinkan sejumah pihak bahwa keberlanjutan pariwisata di desa namu terhalang, pergerakan ekonomi UMKM dan masyarakat terhambat, akibat jaringan internet yang tidak ada sama skali.

” kami menyadari dukungan pemerintah terkait pengembangan kepariwisataan di Desa Wisat Namu hingga saat ini masih sangat minim. Namun karena Desa Ini sudah memiliki tekad dan mimpi keberlanjutan yang telah dituangkan dalam Roadmap atau Milestone pengembangan desa wisata berkelanjutan dan roadmap ini sudah berjalan sejak 2023, maka pemerintah desa, pengurus pokdariws dan pengelola desa wisata namu, bersepakat untul ebih kreatif dalam menjemput peluang-peluang dukungan, tidak hanya menunggu dukungan penuh pemeirntah kabupaten maupun provinsi. ” ujar nizar.(8/8/2026).

Lebih lanjut nizar mengungkapkan bahwa sejak memenangkan penghargaan tingkat nasional di ajang Wonderfull Indonesia Award 2025, Pemerintah desa, pokdarwis dan pengelola mulai membuka ruang dukungan ke semua pihak ” kami tentu harus mempersiapkan data real SWOT pengembangan desa wisata namu yang berdasar pada Milestone pengembangan yang sudah kami sepakati bersama di desa wisata namu, kami juga membuat data profil ekonomi terkait hubungan ketika ada dan tidak adanya jaringan seluler atau internet di desa kami. Atas dasar itulah kami menggugah banyak pihak untuk mendukung desa wisata namu, baik lembaga vertikal, akademisi maupun lembaga-lembaga non pemerintah lainnya ” lanjutnya.

Perlahan hasil dari kreatifitas dan pergerakan masif yang dilakukan pemerintah desa, pokdarwis dan pengelola desa wisata namu, kini dukungan mulai dirasakan. Mulai dukungan dari akademisi dan universitas, hingga lembaga vertikal. Salah satunya terkait bantuan jaringan internet Wifi Starlink.

Dampaknya sangat terasa, karena wisatawan dan masyarakat kini sudah bisa menggunakan internet gratis, dan semua transaksi digital sudah bisa dijalankan. Kini wisatawan sudah dapat menggunakan wifi gratis sejak pintu masuk loket kawasan wisata, hingga area camping ground, sebagai sasaran utama kawasan padat laulintas wisatawan. Sejumlah usaha UMKM warga setempat kini juga sudah bisa membuka layanan pembayaran digital Qris untuk transaksi. Salah satunya di kawasan camping ground, wisatawan yang ingin melakuka penyewaan alat camping, sudah bisa dilakukan dengan sistem pembayaran digital Qris. Diharapkan jaringan internet gratis ataupun kehadiran Provider jaringan seluler kedepannya dapat menjangkau seluruh kawasan Desa Wisata Namu (*)

Editor:NZ