HeadlineEkonomiNasionalNews

SULTRA Borong Empat Penghargaan KEJAR Award 2026, Budaya Menabung Pelajar Kian Diperkuat

583
×

SULTRA Borong Empat Penghargaan KEJAR Award 2026, Budaya Menabung Pelajar Kian Diperkuat

Share this article

TERAMEDIA.ID, BEKASI – Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang KEJAR Award 2026 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sulawesi Tenggara berhasil meraih empat penghargaan sekaligus sebagai bentuk pengakuan atas komitmen berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat literasi, inklusi keuangan, dan budaya menabung sejak dini.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang digelar di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jawa Barat, Jumat (29/8/2026).

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Tenggara karena penghargaan diraih oleh unsur pemerintah daerah hingga lembaga jasa keuangan.

Empat penghargaan yang berhasil diraih Sulawesi Tenggara meliputi:

  1. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Provinsi Regional Sulawesi.
  2. Pemerintah Kota Kendari sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Kabupaten/Kota Regional Sulawesi.
  3. PT BPD Sulawesi Tenggara sebagai Bank Pembangunan Daerah dengan Implementasi KEJAR Terbaik Wilayah Sulawesi.
  4. PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) sebagai BPR/BPRS dengan Implementasi KEJAR Terbaik Wilayah Sulawesi.

 

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan Sulawesi Tenggara meraih empat penghargaan merupakan hasil dari sinergi dan komitmen berbagai pihak dalam memperluas akses keuangan bagi pelajar.

Capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara OJK, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah kabupaten dan kota, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, guru, orang tua, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

OJK Sulawesi Tenggara juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah kabupaten/kota, Bank Sultra, BPR Bahteramas Konawe, seluruh industri jasa keuangan, satuan pendidikan, guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya nasional untuk memperkuat budaya menabung dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.

Rangkaian Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.

Program ini menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan untuk membangun kebiasaan menabung sejak dini sekaligus mendukung target inklusi keuangan nasional sebesar 98 persen pada tahun 2045, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

“Menabung sejak dini sangat penting untuk masa depan kalian. Menabung itu jangan menunggu uang kita banyak dulu. Justru supaya uangnya banyak, kita harus menabung sedikit demi sedikit. Jadi, kita harus membiasakan diri menabung sejak dini,” kata Friderica.

Secara nasional, tingkat literasi keuangan telah mencapai 69,57 persen, sementara tingkat inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.

Meski capaian tersebut telah melampaui target, tingkat literasi dan inklusi keuangan pada kelompok pelajar dan mahasiswa masih berada di bawah rata-rata nasional.

Karena itu, penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dinilai penting agar generasi muda dapat memiliki pemahaman dan akses yang lebih baik terhadap layanan keuangan.

Kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola uang.

Dalam sesi Leaders’ Insight, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyampaikan bahwa budaya menabung juga berperan dalam membentuk karakter disiplin dan kemampuan mengendalikan diri.

Nilai tersebut menjadi penting untuk diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini.

Melalui Program KEJAR, pelajar didorong untuk memiliki rekening tabungan sekaligus membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bertanggung jawab.

 

Ke depan, OJK Sulawesi Tenggara akan terus mendorong perluasan implementasi Program KEJAR di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan jumlah pelajar yang memiliki rekening, mendorong aktivitas menabung secara berkelanjutan, memperkuat edukasi keuangan, serta mengoptimalkan peran industri jasa keuangan dalam menyediakan layanan yang mudah, aman, terjangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Empat penghargaan yang diraih Sulawesi Tenggara pada KEJAR Award 2026 diharapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Melalui peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026, budaya menabung diharapkan semakin mengakar di kalangan generasi muda.

Sebab, membangun masa depan finansial tidak selalu dimulai dari langkah besar.

Dari satu rekening, kebiasaan menyisihkan uang, dan pemahaman untuk mengelola keuangan secara bijak, generasi muda dapat mulai mempersiapkan masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera.

Dengan sinergi antara OJK, pemerintah, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan, Sulawesi Tenggara diharapkan terus menjadi bagian dari gerakan nasional menuju masyarakat yang semakin terliterasi, inklusif, berdaya, dan sejahtera secara finansial dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

 

Editor:NZ