NewsMetro

Wujudkan Kendari Smart City, Pemkot Siapkan Super Apps untuk Integrasikan Layanan Publik

116
×

Wujudkan Kendari Smart City, Pemkot Siapkan Super Apps untuk Integrasikan Layanan Publik

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI– Pemerintah Kota Kendari terus mendorong transformasi digital untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat dan terintegrasi. Salah satu langkah yang disiapkan yakni penerapan Super Apps Pelayanan Publik sebagai bagian dari pengembangan Kendari Smart City.

Pembahasan mengenai rencana tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Implementasi Program Smart City yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari secara daring melalui Zoom Meeting, di ruang rapat Sekretaris Daerah Kota Kendari, Rabu (2/9/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari Sahuriyanto Meronda. Hadir pula jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan lurah se-Kota Kendari.

Sekda Kota Kendari Amir Hasan menegaskan, keberhasilan Smart City tidak dapat dibangun oleh satu perangkat daerah saja. Dibutuhkan koordinasi dan keterpaduan program antar-OPD agar pemanfaatan teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami meminta seluruh OPD, pimpinan, dan jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Kendari untuk senantiasa berkoordinasi serta menyampaikan setiap kegiatan maupun pelayanan publik kepada Dinas Kominfo,” tegas Amir.

Menurutnya, keterpaduan informasi dan layanan menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan berbasis digital. Setiap inovasi pelayanan yang dikembangkan OPD diharapkan dapat terhubung dan mendukung sistem Smart City Kota Kendari secara keseluruhan.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari Sahuriyanto Meronda mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Kendari dalam mempercepat terbentuknya ekosistem pemerintahan digital.

Dalam pembahasan itu, mitra teknologi PT Trada memaparkan konsep penerapan Super Apps Pelayanan Publik di Kota Kendari.

Platform tersebut dirancang untuk menjadi ekosistem digital terpadu yang menghubungkan berbagai proses pemerintahan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi kinerja.

Dengan konsep tersebut, berbagai layanan dan proses pemerintahan diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri. Integrasi sistem memungkinkan data dan informasi dapat dikelola secara lebih terarah sekaligus mendukung pengambilan keputusan pemerintah berbasis data.

Penerapan Super Apps juga diarahkan untuk mendukung pemenuhan indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Langkah ini diharapkan memperkuat integrasi layanan pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemkot Kendari menargetkan transformasi digital tidak berhenti pada penggunaan aplikasi semata. Teknologi diharapkan menjadi instrumen untuk memangkas proses yang tidak perlu, memudahkan masyarakat mengakses layanan dan meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan.

Melalui pengembangan Smart City dan Super Apps, Pemkot Kendari berupaya membangun pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Integrasi digital tersebut diharapkan menjadi bagian dari langkah menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.(SM)