NewsMetro

Pemkot Kendari Percepat Penemuan Kasus TBC, Warga Diajak Tak Takut Periksa

14
×

Pemkot Kendari Percepat Penemuan Kasus TBC, Warga Diajak Tak Takut Periksa

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dengan mempercepat penemuan kasus di tengah masyarakat. Langkah ini dinilai penting karena semakin cepat seseorang terindikasi TBC, semakin cepat pula pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi tracing TBC terintegrasi yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Senin (7/9/2026).

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, mengatakan penanganan TBC tidak cukup hanya mengandalkan layanan pengobatan. Penemuan kasus secara dini menjadi bagian penting untuk memutus potensi penularan di lingkungan masyarakat.

“Semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pula dilakukan penanganan. Ini penting untuk membantu proses penyembuhan sekaligus mencegah penularan kepada orang lain,” ujar Amir Hasan.

Menurutnya, tracing TBC memberikan ruang bagi petugas kesehatan untuk menemukan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut juga diharapkan dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi kesehatan masyarakat di setiap wilayah.

Karena itu, Amir mengajak masyarakat tidak merasa takut atau enggan memeriksakan diri ketika mengalami keluhan kesehatan, terutama gejala yang membutuhkan perhatian tenaga medis.

Ia menilai keberhasilan penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat memiliki peran masing-masing dalam menemukan, menangani, dan mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Selain tracing TBC, masyarakat yang hadir juga mendapatkan kesempatan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.

Amir mengapresiasi tenaga kesehatan dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh masyarakat dapat sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya deteksi dini.

“Pemeriksaan kesehatan gratis ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini,” katanya.

Sekda Kota Kendari yang juga dikenal sebagai Jenderal ASN Kota Kendari itu menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

Orientasi pelayanan kesehatan, kata dia, tidak boleh hanya berfokus pada pengobatan ketika masyarakat sudah sakit. Pencegahan, pemeriksaan berkala, pola hidup bersih dan sehat, serta kesadaran untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan juga harus terus dibangun.

Amir berharap kegiatan tracing TBC terintegrasi dapat membantu petugas memperoleh data dan informasi yang lebih akurat mengenai kondisi kesehatan warga. Dengan demikian, apabila ditemukan indikasi kasus, langkah pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terarah.

Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan tidak menunggu kondisi kesehatan memburuk untuk mencari pertolongan. Pemeriksaan lebih awal memungkinkan gangguan kesehatan diketahui lebih cepat sekaligus membantu menentukan langkah penanganan yang tepat.

Pemerintah Kota Kendari mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pencegahan TBC dengan menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan pemeriksaan bila mengalami gangguan kesehatan, serta mendukung program tracing yang dilaksanakan tenaga kesehatan.

Upaya mempercepat penemuan kasus tersebut diharapkan dapat memperkuat pengendalian TBC di Kota Kendari. Dengan deteksi lebih dini dan penanganan yang tepat, risiko penularan di lingkungan masyarakat dapat ditekan dan masyarakat dapat tetap sehat serta produktif.(SM)