NewsMetro

Kendari Matangkan Teknis UCLG ASPAC 2026, Antisipasi Cuaca Jadi Perhatian

93
×

Kendari Matangkan Teknis UCLG ASPAC 2026, Antisipasi Cuaca Jadi Perhatian

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mematangkan kesiapan teknis menjelang pelaksanaan UCLG ASPAC yang akan digelar pada 7–9 Mei 2026. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memimpin langsung rapat pemantapan di ruang rapat wali kota, Senin (13/4/2026), dengan fokus memastikan seluruh agenda berjalan tanpa hambatan.

Rapat berlangsung dinamis dengan memaparkan progres masing-masing koordinator kegiatan. Mulai dari kesiapan penjemputan delegasi di Bandara Haluoleo, pengaturan Liaison Officer (LO), hingga teknis pelaksanaan acara yang tersebar di sejumlah titik lokasi.

Dalam pemaparan, jumlah peserta yang akan hadir tercatat sebanyak 78 orang dari 12 negara, termasuk delegasi dari Indonesia. Angka tersebut menjadi dasar dalam pengaturan layanan transportasi, penginapan, serta pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Sejumlah agenda utama dipastikan telah tersusun rapi. Pada 7 Mei, kegiatan diawali dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen lingkungan, dilanjutkan jamuan makan malam santai yang dirangkaikan dengan kunjungan ke stan UMKM.

Hari berikutnya, 8 Mei, menjadi puncak pelaksanaan forum yang digelar di Hotel Claro, kemudian dilanjutkan welcome dinnerndi Papalimba. Sementara pada 9 Mei, rangkaian kegiatan akan diisi dengan upacara HUT Kota Kendari, kunjungan budaya ke kawasan Nambo, hingga wisata bahari ke Pulau Bokori bagi tamu VIP, sebelum ditutup dengan pesta rakyat.

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur juga diperkuat. Balai Wilayah Sungai memastikan langkah antisipasi banjir melalui normalisasi sungai dan penyiagaan alat berat di sejumlah titik rawan. Balai Jalan turut mendukung dengan perbaikan akses jalan serta kesiapan armada untuk mendukung mobilisasi di lapangan.

Selain itu, aspek pengamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian serius, dengan keterlibatan Satpol PP dan Dinas Perhubungan dalam mengatur mobilitas selama kegiatan berlangsung.

Tak kalah penting, faktor cuaca juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca pada periode pelaksanaan kegiatan masih bersifat dinamis dan belum dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, panitia diminta menyiapkan langkah antisipasi, termasuk skenario cadangan untuk kegiatan luar ruang guna menghindari gangguan akibat hujan atau angin kencang.

Wali Kota Kendari menegaskan bahwa seluruh persiapan harus dilakukan secara detail dan terkoordinasi, mengingat kegiatan ini akan menjadi sorotan internasional. Ia meminta setiap penanggung jawab kegiatan segera menyelesaikan kekurangan di lapangan.

“Sekarang kita masuk teknis. Semua koordinator harus menyampaikan kesiapan, kendala, dan kebutuhan agar bisa kita selesaikan bersama,” tegas Siska dalam rapat tersebut.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kendari optimistis mampu menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu meninggalkan kesan positif bagi para delegasi dari berbagai negara.(SM)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News