NewsMetro

Kendari Matangkan Teknis UCLG ASPAC 2026, Antisipasi Cuaca Jadi Perhatian

302
×

Kendari Matangkan Teknis UCLG ASPAC 2026, Antisipasi Cuaca Jadi Perhatian

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mematangkan kesiapan teknis menjelang pelaksanaan UCLG ASPAC yang akan digelar pada 7–9 Mei 2026. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memimpin langsung rapat pemantapan di ruang rapat wali kota, Senin (13/4/2026), dengan fokus memastikan seluruh agenda berjalan tanpa hambatan.

Rapat berlangsung dinamis dengan memaparkan progres masing-masing koordinator kegiatan. Mulai dari kesiapan penjemputan delegasi di Bandara Haluoleo, pengaturan Liaison Officer (LO), hingga teknis pelaksanaan acara yang tersebar di sejumlah titik lokasi.

Dalam pemaparan, jumlah peserta yang akan hadir tercatat sebanyak 78 orang dari 12 negara, termasuk delegasi dari Indonesia. Angka tersebut menjadi dasar dalam pengaturan layanan transportasi, penginapan, serta pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Sejumlah agenda utama dipastikan telah tersusun rapi. Pada 7 Mei, kegiatan diawali dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen lingkungan, dilanjutkan jamuan makan malam santai yang dirangkaikan dengan kunjungan ke stan UMKM.

Hari berikutnya, 8 Mei, menjadi puncak pelaksanaan forum yang digelar di Hotel Claro, kemudian dilanjutkan welcome dinnerndi Papalimba. Sementara pada 9 Mei, rangkaian kegiatan akan diisi dengan upacara HUT Kota Kendari, kunjungan budaya ke kawasan Nambo, hingga wisata bahari ke Pulau Bokori bagi tamu VIP, sebelum ditutup dengan pesta rakyat.

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur juga diperkuat. Balai Wilayah Sungai memastikan langkah antisipasi banjir melalui normalisasi sungai dan penyiagaan alat berat di sejumlah titik rawan. Balai Jalan turut mendukung dengan perbaikan akses jalan serta kesiapan armada untuk mendukung mobilisasi di lapangan.

Selain itu, aspek pengamanan dan kelancaran lalu lintas menjadi perhatian serius, dengan keterlibatan Satpol PP dan Dinas Perhubungan dalam mengatur mobilitas selama kegiatan berlangsung.

Tak kalah penting, faktor cuaca juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi cuaca pada periode pelaksanaan kegiatan masih bersifat dinamis dan belum dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, panitia diminta menyiapkan langkah antisipasi, termasuk skenario cadangan untuk kegiatan luar ruang guna menghindari gangguan akibat hujan atau angin kencang.

Wali Kota Kendari menegaskan bahwa seluruh persiapan harus dilakukan secara detail dan terkoordinasi, mengingat kegiatan ini akan menjadi sorotan internasional. Ia meminta setiap penanggung jawab kegiatan segera menyelesaikan kekurangan di lapangan.

“Sekarang kita masuk teknis. Semua koordinator harus menyampaikan kesiapan, kendala, dan kebutuhan agar bisa kita selesaikan bersama,” tegas Siska dalam rapat tersebut.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kendari optimistis mampu menjadi tuan rumah yang tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu meninggalkan kesan positif bagi para delegasi dari berbagai negara.(SM)