NewsBreaking NewsDaerah

Pemuda Panjat Tower di Balandete Berhasil Dievakuasi, Tim Gabungan Bergerak Cepat

230
×

Pemuda Panjat Tower di Balandete Berhasil Dievakuasi, Tim Gabungan Bergerak Cepat

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOLAKA – Aksi nekat seorang remaja berinisial A (17) yang memanjat tower seluler di wilayah Balandete, Kabupaten Kolaka, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 18:15 wita, berhasil ditangani dengan cepat oleh tim gabungan. Berkat sinergi lintas instansi, proses evakuasi berjalan aman tanpa menimbulkan korban.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang khawatir dengan keselamatan korban. Menindaklanjuti laporan masyarakat, aparat gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Personel Yonif 869/Taawu turut dilibatkan dalam operasi ini dengan mengerahkan drone guna memantau posisi korban dari udara. Pemantauan tersebut dinilai sangat membantu tim dalam menentukan langkah evakuasi secara tepat dan terukur.

Selain itu, jajaran Polres Kolaka, Brigif TP 29 Mekongga, Basarnas, dan BPBD Kolaka juga bersiaga dengan menyiapkan peralatan khusus, termasuk perlengkapan high angle rescue sebagai langkah antisipasi jika terjadi kondisi darurat.

Melalui pendekatan persuasif yang dilakukan secara intensif, tim gabungan akhirnya berhasil membujuk korban untuk turun secara perlahan. Proses yang sempat berlangsung menegangkan itu pun berakhir dengan aman.

Usai dievakuasi, remaja tersebut langsung diamankan dan diserahkan kepada pihak terkait untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.

Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya koordinasi cepat, kolaborasi lintas sektor, serta pemanfaatan teknologi dalam menangani situasi darurat di lapangan.(**)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News