NewsNasional

Pemkot Kendari dan BPR Bahteramas Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026

76
×

Pemkot Kendari dan BPR Bahteramas Borong Penghargaan di TOP BUMD Awards 2026

Share this article

TERAMEDIA.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota Kendari kembali menorehkan capaian positif di tingkat nasional. Bersama BPR Bahteramas Kendari, Pemkot Kendari berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/2026).

Dalam ajang tersebut, Wali Kota Kendari dianugerahi penghargaan sebagai Top Pembina BUMD. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dalam membina dan mendorong peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah secara berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, yang hadir mewakili Wali Kota. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan penuh pemerintah kota terhadap penguatan peran BUMD sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, BPR Bahteramas Kendari juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Bintang 5, yang merupakan kategori tertinggi dalam TOP BUMD Awards 2026. Capaian ini mencerminkan kinerja perusahaan yang dinilai sangat baik, didukung oleh tata kelola yang profesional serta inovasi berkelanjutan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Sudirman menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat peran BUMD di berbagai sektor strategis.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari berjalan dengan baik. Ke depan, kami akan terus mendorong BUMD agar semakin profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ajang TOP BUMD Awards sendiri merupakan penghargaan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah. Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”.

Prestasi yang diraih ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi Pemerintah Kota Kendari dan seluruh BUMD untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan serta memperkuat kontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.(SM)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News