NewsMetro

Hari Anak Nasional di Kendari Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak, Wali Kota Kukuhkan Forum Anak 2026–2028

27
×

Hari Anak Nasional di Kendari Jadi Momentum Perkuat Perlindungan Anak, Wali Kota Kukuhkan Forum Anak 2026–2028

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari memanfaatkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan upacara di SMP Negeri 2 Kendari, Kamis (23/7/2026), yang dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Anak Kota Kendari periode 2026–2028.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Choiri Fauzi. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk mengingatkan seluruh pihak bahwa setiap anak memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta memperoleh perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan HAN tahun ini mengajak seluruh elemen bangsa menempatkan anak sebagai subjek pembangunan. Anak tidak hanya menjadi penerima manfaat kebijakan, tetapi juga harus diberi ruang untuk menyampaikan pendapat dan berpartisipasi sesuai usia serta tingkat kematangannya.

Dalam amanatnya, Menteri menekankan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Peran keluarga sebagai lingkungan pertama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, akademisi hingga pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak.

Selain itu, berbagai tantangan yang dihadapi anak saat ini, mulai dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, perkawinan usia anak, hingga ancaman di ruang digital menjadi perhatian bersama yang harus ditangani secara kolaboratif.

“Pembangunan masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keberhasilan kita melindungi dan memenuhi hak-hak anak,” ungkap Wali Kota membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pemerintah juga terus menguatkan upaya perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas #RANA) yang dipadukan dengan kampanye BERLIAN atau Bersama Lindungi Anak. Gerakan tersebut mendorong keterlibatan seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan terhadap anak.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Kendari turut mengukuhkan Forum Anak Kota Kendari periode 2026–2028. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan, menyampaikan aspirasi, sekaligus menjadi pelopor dan pelapor dalam upaya perlindungan anak di Kota Kendari.

Usai pengukuhan, perwakilan Forum Anak membacakan Deklarasi Anak yang berisi komitmen menciptakan lingkungan yang aman, menghargai perbedaan, menolak segala bentuk kekerasan dan perundungan, serta mendorong partisipasi anak dalam pembangunan.

Peringatan Hari Anak Nasional di SMP Negeri 2 Kendari ditutup dengan berbagai penampilan seni dari para pelajar. Beragam pertunjukan tersebut tidak hanya memeriahkan acara, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, bakat, dan kepercayaan diri.(SM)