NewsMetro

10 Rumah Warga Kendari Dibedah, Kolaborasi Polri dan Pemkot Hadirkan Hunian Lebih Layak

42
×

10 Rumah Warga Kendari Dibedah, Kolaborasi Polri dan Pemkot Hadirkan Hunian Lebih Layak

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Perbaikan rumah bukan sekadar memperbaiki atap, dinding atau lantai. Bagi keluarga yang selama ini tinggal di rumah tidak layak, hunian yang lebih kokoh dan nyaman menjadi harapan untuk menjalani kehidupan dengan lebih tenang.

Harapan itu mulai dirasakan sejumlah warga Kota Kendari melalui program bedah rumah yang dilaksanakan Polresta Kendari dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Sebanyak 10 rumah warga menjadi sasaran program tersebut. Lima rumah telah rampung dikerjakan dan diserahkan kepada penerima manfaat, sementara lima rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Dihadiri Wali Kota Kendari dr. Siska Karina Imran, bersama Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin Luis Sengka dan Forkopimda, penyerahan salah satu rumah yang telah selesai dilaksanakan di Kelurahan Bende, Jumat (4/9/2026).

Program ini menyentuh sejumlah wilayah di Kota Kendari. Selain Bende, rumah penerima manfaat juga berada di Kelurahan Anggoeya, Alolama sebanyak tiga unit, Baruga, Benubenua, Punggolaka dan Pondambea.

Bagi Pemerintah Kota Kendari, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengurangi jumlah rumah yang belum memenuhi standar kelayakan.

Wali Kota Siska mengatakan, persoalan hunian tidak layak masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara bertahap. Berdasarkan data tahun 2026, terdapat sekitar 3.077 rumah tidak layak huni di Kota Kendari yang membutuhkan perhatian.

“Pemerintah Kota Kendari juga telah menerima bantuan sekitar 1.200 unit rumah dalam berbagai program penanganan hunian masyarakat,” ungkap Wali Kota.

Siska menegaskan, rumah merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus berkaitan dengan pemenuhan standar pelayanan minimal. Karena itu, pemerintah terus mendorong agar persoalan hunian mendapat perhatian melalui berbagai program dan kolaborasi.

Menurutnya, keterlibatan Polresta Kendari menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan warga dapat dilakukan melalui kerja bersama.

Di sisi lain, Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin Luis Sengka menjelaskan, bedah rumah merupakan salah satu program sosial yang diarahkan Mabes Polri dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Polresta Kendari kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kendari untuk menentukan rumah warga yang menjadi sasaran bantuan.

Edwin mengatakan, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah penting agar bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kalau kita koordinasikan bersama, banyak persoalan yang bisa kita carikan solusinya,” ujarnya.

Dari 10 rumah yang menjadi sasaran, lima unit telah selesai diperbaiki. Sementara lima unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan dapat diselesaikan melalui dukungan Pemerintah Kota Kendari.

Edwin juga mengingatkan penerima manfaat untuk menjaga rumah yang telah diperbaiki. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perubahan secara fisik, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman bagi keluarga yang menempatinya.

Ia berharap rumah yang sebelumnya mengalami berbagai persoalan, termasuk kebocoran, kini dapat menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi penghuninya.

“Semoga rumah ini bisa memberikan kebahagiaan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menerimanya,” katanya.

Program bedah rumah tersebut menjadi gambaran bahwa persoalan kebutuhan dasar masyarakat dapat didekati melalui kolaborasi. Ketika pemerintah daerah dan institusi lain mengambil peran secara bersama, bantuan yang sederhana secara bentuk dapat memiliki arti besar bagi keluarga penerima.

Bagi warga yang mendapatkan bantuan, rumah yang lebih layak bukan hanya bangunan yang diperbaiki. Di dalamnya ada harapan untuk hidup lebih nyaman, membangun keluarga, dan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa lagi dihantui kondisi hunian yang tidak memadai.

Kolaborasi Polresta Kendari dan Pemerintah Kota Kendari pun diharapkan dapat terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan manfaat program perbaikan hunian.

Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Kendari untuk mewujudkan kota yang layak huni, maju, berdaya saing, adil, sejahtera dan berkelanjutan.(SM)