NewsMetro

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kendari Siap Beroperasi, Wali Kota Dijadwalkan Buka MPLS Perdana 206 Siswa

10
×

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kendari Siap Beroperasi, Wali Kota Dijadwalkan Buka MPLS Perdana 206 Siswa

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI, – Pemerintah Kota Kendari memastikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 siap memulai operasional pada Tahun Ajaran 2026/2027. Sebagai penanda dimulainya aktivitas pendidikan, sebanyak 206 peserta didik baru akan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung mulai 3 hingga 10 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Jabar, ST, mengatakan pembukaan MPLS akan dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) dan direncanakan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

“Pembukaan MPLS dijadwalkan pada Senin, 3 Agustus 2026 dan akan dibuka langsung oleh Ibu Wali Kota Kendari. Seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung hingga 10 Agustus 2026,” kata Jabar, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, kesiapan operasional sekolah telah dilaporkan kepada Wali Kota Kendari melalui Sekretaris Daerah sebagai bagian dari persiapan pembukaan sekolah. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan selama beberapa hari terakhir, seluruh fasilitas utama yang menjadi penunjang proses belajar mengajar telah memenuhi standar operasional dan siap digunakan.

Meski masih terdapat beberapa pekerjaan penyelesaian di kawasan sekolah, hal tersebut dipastikan tidak akan mengganggu pelaksanaan MPLS maupun kegiatan belajar mengajar.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 telah dilengkapi berbagai fasilitas pendidikan yang memadai. Di antaranya gedung serbaguna berkapasitas 750 orang, gedung pembelajaran yang terdiri atas ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium sains, serta sembilan ruang kelas yang mampu menampung hingga 270 peserta didik.

Fasilitas penunjang lainnya juga telah tersedia, seperti asrama putra dan putri yang masing-masing berkapasitas 136 siswa, gedung dapur beserta gudang logistik, hingga gedung kantin dengan kapasitas ruang makan mencapai 540 orang. Seluruh sarana tersebut disiapkan untuk mendukung sistem pendidikan terpadu yang diterapkan di sekolah tersebut.

Pada tahun ajaran perdana ini, sebanyak 206 peserta didik akan mengikuti MPLS. Mereka akan didampingi oleh 68 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri atas guru, wali asuh, tenaga administrasi, serta tenaga pendukung lainnya.

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar, Pemerintah Kota Kendari juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Dukungan lintas sektor tersebut mencakup pengamanan, pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, hingga penataan lingkungan sekolah sehingga seluruh rangkaian MPLS dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Jabar menegaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 merupakan bagian dari Program Nasional Penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan layanan pendidikan berkualitas.

Menurutnya, kehadiran sekolah tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

“Dengan fasilitas yang telah siap, tenaga pendidik yang memadai, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Kendari, kami optimistis Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dapat menjadi tempat lahirnya generasi yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing,” ujar Jabar.

Operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 diharapkan menjadi tonggak baru dalam pemerataan layanan pendidikan di Kota Kendari. Melalui konsep pendidikan terpadu yang didukung fasilitas lengkap dan kolaborasi berbagai pihak, sekolah ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul di Kota Kendari.(SM)