NewsDaerahSpecial event

Opening EXPO UMKM Hari Nusantara 2022

466
×

Opening EXPO UMKM Hari Nusantara 2022

Share this article

TERAMEDIA.ID, WANGI-WANGI – Expo UMKM dalam rangka peringatan Hari Nusantara 2022 resmi dibuka pada Minggu malam, 11 Desember 2022. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Wakatobi Haliana bersama unsur Forkopimda setempat. Juga terlihat Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse. Serta perwakilan kepala daerah dan instansi vertikal baik di tingkat kabupaten. Provinsi maupun pusat di seluruh Indonesia.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM La Ode Saifuddin dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian pemerintah pusat, melalui Kementerian Investasi selaku panitia pusat, atas penunjukan Wakatobi sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Nusantara 2022.

“Perlu saya sampaikan, bahwa pelaksanaan Hari Nusantara Tahun 2022 yang ditempatkan di Wakatobi sangat sesuai dengan semangat pengarusutamaan pembangunan kemaritiman sebagai agenda nasional, karena wakatobi merupakan representasi dari wilayah kepulauan yang dimiliki Sultra,” kata Gubernur.

Dikatakan, Sultra memiliki sedikitnya 459 pulau-pulau dengan terumbu karang di bawah laut yang sangat indah. Perairannya begitu kaya dengan potensi perikanan dan kelautan lainnya. Semua potensi tersebut harus dijaga dan dioptimalkan pemanfaatannya demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Deputi Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan mengungkapkan dalam Expo UMKM, pihaknya juga menyiapkan layanan bagi UMKM untuk menerbitkan Nomor Induk Berusaha secara online.

“Pada Expo ini kami mempersilakan masyarakat Wakatobi dan Sulawesi Tenggara secara umum untuk datang ke stand Kementerian Investasi untuk diterbitkan NIB-nya,” kata Nurul Ichwan.

Sekadar diketahui, NIB merupakan identitas yang wajib dimiliki oleh pelaku usaha, dan menjadi penanda bahwa usaha itu bankable untuk mendapatkan pinjaman modal dari perbankan.

Penyelenggaraan Expo UMKM ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Pariwisata dengan Kementerian Investasi/BKPM dan Pemkab Wakatobi. Expo ini diharapkan menjadi stimulan bagi industri ekonomi kreatif yang menopang kepariwisataan.

Usai seremoni pembukaan, Nurul Ichwan berkeliling stand dengan didampingi Bupati Wakatobi dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra La Ode Saifuddin. Saat berada di stand Pemprov Sultra, Nurul Ichwan terlihat sangat antusias melihat motif-motif kain tenunan khas Sultra yang dipamerkan.***

 

 

Redaksi/teramedia,id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News