NewsMetro

Peringati Hari Jadi Guru TK, Ini Pesan Wali Kota Kendari

9
×

Peringati Hari Jadi Guru TK, Ini Pesan Wali Kota Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI-PGRI Kota Kendari tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan bagi para guru taman kanak-kanak. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat arah pendidikan anak usia dini, khususnya dalam pembentukan karakter generasi masa depan di tengah tantangan perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin kompleks.

Kegiatan yang digelar Jumat (22/5/2026) itu dihadiri Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pengurus IGTKI-PGRI, hingga ratusan guru TK dan PAUD dari berbagai wilayah di Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Siska Karina Imran menilai guru TK memiliki posisi strategis dalam membangun pondasi pendidikan anak sejak dini. Menurutnya, pendidikan karakter yang ditanamkan pada usia taman kanak-kanak akan sangat menentukan pola pikir, perilaku, hingga kualitas generasi mendatang.

“Guru TK bukan hanya mengajarkan anak membaca atau berhitung, tetapi membentuk karakter dan kebiasaan baik sejak dini. Di usia itulah anak mulai mengenal nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan rasa hormat,” katanya.

Wali Kota Kendari yang juga menjabat Bunda PAUD Kota Kendari itu menegaskan bahwa, pendidikan anak usia dini tidak boleh dipandang sebagai tahapan biasa dalam sistem pendidikan. Ia menyebut fase tersebut merupakan fondasi utama sebelum anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Kalau pondasi sebuah bangunan tidak kuat, maka bangunan itu mudah goyah. Begitu juga pendidikan anak. Kalau karakter dan mentalnya tidak dibentuk sejak kecil, maka tantangan di jenjang berikutnya akan lebih berat,” ujarnya.

Siska juga menyoroti tantangan pendidikan di era digital saat ini. Menurutnya, derasnya arus informasi melalui media sosial harus diimbangi dengan penguatan pendidikan karakter agar anak-anak tidak mudah terpengaruh hal negatif.

Karena itu, ia mengajak seluruh guru TK di Kota Kendari untuk terus memperkuat pendidikan berbasis karakter, mulai dari kebiasaan disiplin, kepedulian sosial, hingga semangat gotong royong di lingkungan sekolah.

Tak hanya fokus pada pendidikan formal, Siska juga mendorong sekolah-sekolah TK mulai mengenalkan pendidikan lingkungan kepada anak-anak. Ia berharap kebiasaan menjaga kebersihan dan memilah sampah bisa diterapkan sejak usia dini melalui metode pembelajaran kreatif.

“Anak-anak perlu dikenalkan sejak kecil tentang pentingnya menjaga lingkungan. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya sampai memilah sampah bisa menjadi bagian dari pendidikan karakter,” jelasnya.

Ia bahkan mendorong lahirnya sekolah TK percontohan yang menerapkan edukasi lingkungan dan pengelolaan sampah sederhana berbasis sekolah dan keluarga.

Selain itu, Wali Kota Kendari juga membuka ruang komunikasi lebih luas dengan para guru TK untuk menyusun program pendidikan anak usia dini yang lebih sesuai kebutuhan daerah. Ia berencana melibatkan langsung para guru dalam penyusunan program Bunda PAUD Kota Kendari tahun 2026.

“Saya ingin mendengar langsung masukan dari guru-guru TK karena mereka yang paling memahami kebutuhan anak-anak di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kota Kendari, Nur Alam, mengatakan peringatan HUT ke-76 tahun ini mengangkat tema “Guru Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun”.

Menurutnya, penguatan pendidikan TK menjadi bagian penting dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun yang kini mulai didorong pemerintah.

“Pendidikan taman kanak-kanak adalah dasar utama pembentukan kesiapan anak secara akademik maupun karakter sebelum masuk pendidikan dasar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru TK agar kualitas pendidikan anak usia dini terus berkembang.(SM)