NewsMetro

KUA PPAS APBD Kendari 2027 Ditandatangani, Fokus SDM, Tata Kelola, Ekonomi dan Infrastruktur

31
×

KUA PPAS APBD Kendari 2027 Ditandatangani, Fokus SDM, Tata Kelola, Ekonomi dan Infrastruktur

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari bersama DPRD Kota Kendari resmi menandatangani kesepakatan bersama Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari, Senin (24/8/2026).

Penandatanganan yang dilakukan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Ketua DPRD Kota Kendari Laode Muhammad Inarto tersebut, menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyusunan APBD 2027. Dokumen KUA menjadi landasan dalam menentukan arah kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, sekaligus memuat asumsi dasar penyusunan APBD. Sementara PPAS menjadi pedoman dalam menetapkan prioritas program dan alokasi anggaran pemerintah daerah.

Kesepakatan antara eksekutif dan legislatif ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan perencanaan anggaran yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada pencapaian output program serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menjelaskan, dalam arah pembangunan 2027, Pemkot Kendari tetap mengacu pada visi pembangunan 2025-2029, yakni mewujudkan Kota Kendari sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil, sejahtera dan berkelanjutan.

Adapun tema pembangunan 2027 diarahkan pada “Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pemerintah Menuju Pelayanan Publik yang Berkualitas, ASN yang Profesional, dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintahan.”

Tema tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas pelayanan melalui peningkatan profesionalitas aparatur sipil negara, digitalisasi pelayanan publik, penguatan kelembagaan serta peningkatan akuntabilitas kinerja pemerintahan.

Sejumlah prioritas pembangunan juga disiapkan. Di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan dan perlindungan sosial; penguatan tata kelola pemerintahan melalui inovasi dan digitalisasi.

“Serta penguatan ekonomi daerah melalui peningkatan produktivitas, investasi, pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja,” ungkap wali kota.

Selain itu, pembangunan infrastruktur perkotaan diarahkan untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan terhadap risiko bencana. Prinsip pembangunan berkelanjutan juga menjadi perhatian agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan seimbang dengan kelestarian lingkungan.

Dari sisi indikator makro, Pemkot Kendari menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,50 persen, tingkat kemiskinan turun menjadi 3,90 persen, tingkat pengangguran terbuka berada di angka 5,02 persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 86,46 persen.

“Untuk memperkuat kemampuan fiskal, pemerintah daerah akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), antara lain melalui digitalisasi pajak dan retribusi, peningkatan kinerja BUMD, optimalisasi pengelolaan aset daerah serta diversifikasi sumber pembiayaan yang sah,” tambahnya.

Pemerintah Kota Kendari juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas sinergi selama pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 hingga dapat diselesaikan secara lancar dan tepat waktu.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan tersebut, tahapan penyusunan APBD 2027 selanjutnya akan terus dikawal hingga penetapan dan pelaksanaan. Pemerintah berharap proses tersebut mampu melahirkan kebijakan anggaran yang efektif, transparan dan benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari.(SM)