PendidikanNews

Dari Daun Menjadi Karya: KKN-PPM UGM Ajak Anak-anak Belajar Seni Ecoprint Ramah Lingkungan

687
×

Dari Daun Menjadi Karya: KKN-PPM UGM Ajak Anak-anak Belajar Seni Ecoprint Ramah Lingkungan

Share this article

 

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan – Tawa riang anak-anak memenuhi lokasi pelatihan saat mereka sibuk memilih aneka daun yang berserakan di sekitar. Di tangan-tangan kecil itu, daun yang selama ini hanya dianggap bagian dari alam berubah menjadi motif cantik di atas selembar kain. Momen inilah yang mewarnai Pelatihan Ecoprint yang digelar Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Desa Batu Jaya, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Program ini digagas oleh **Malista Handia Dhuhari**, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, sebagai bagian dari **KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 Unit SG004 Sub Unit Desa Batu Jaya** di bawah bimbingan **Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc.**, dosen Fakultas MIPA UGM.

Melalui pelatihan tersebut, Malista mengajak anak-anak mengenal seni **ecoprint**, teknik mencetak motif alami dari daun maupun bunga pada kain dengan proses yang sederhana dan minim penggunaan bahan kimia. Tidak sekadar membuat karya seni, kegiatan ini juga menjadi sarana mengenalkan pentingnya menjaga lingkungan melalui pendekatan yang menyenangkan.

Sebelum praktik dimulai, Malista memperkenalkan berbagai jenis daun yang memiliki karakter dan pola berbeda ketika dicetak. Anak-anak kemudian bebas memilih daun favorit mereka dan menyusunnya di atas kain sesuai imajinasi masing-masing. Setelah komposisi selesai, mereka mengikuti proses pemukulan dan pengukusan hingga perlahan motif-motif alami muncul menghiasi kain.

Rasa penasaran anak-anak berubah menjadi sorak gembira ketika hasil cetakan mulai terlihat. Setiap lembar kain menampilkan motif yang berbeda, mencerminkan kreativitas masing-masing peserta. Mereka saling membandingkan hasil karya, berdiskusi mengenai bentuk daun yang menghasilkan pola paling menarik, hingga berebut menunjukkan hasil ecoprint kepada teman-temannya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anak-anak belajar bahwa alam di sekitar mereka dapat menjadi media untuk berkreasi. Selain melatih kreativitas, ecoprint juga mengajarkan mereka untuk lebih mengenal dan mencintai lingkungan,” ujar Malista.(20/7/2026).

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Anak-anak tidak hanya mengikuti arahan, tetapi juga aktif bertanya mengenai proses pembuatan ecoprint serta mencoba berbagai kombinasi bentuk daun untuk menghasilkan motif yang unik. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa belajar dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan ketika dipadukan dengan praktik langsung.

Lebih dari sekadar menghasilkan karya seni, pelatihan ini mengajarkan anak-anak bahwa kekayaan alam di sekitar mereka memiliki nilai yang dapat dikembangkan secara kreatif tanpa merusak lingkungan. Daun-daun yang sebelumnya terabaikan kini menjadi media belajar tentang seni, inovasi, sekaligus kepedulian terhadap alam.

Tim KKN-PPM UGM Unit SG004 Sub Unit Desa Batu Jaya berharap kegiatan ini menjadi awal tumbuhnya kreativitas dan kecintaan anak-anak terhadap lingkungan sejak usia dini. Dengan mengenal alam melalui pengalaman yang menyenangkan, diharapkan mereka tidak hanya menjadi generasi yang kreatif, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana. (*AN)

Editor:NZ