NewsMetro

Tim Itwasum Polri Gelar Monitoring dan Evaluasi 4 Program Strategis Polres/Ta jajaran Polda Sultra

479
×

Tim Itwasum Polri Gelar Monitoring dan Evaluasi 4 Program Strategis Polres/Ta jajaran Polda Sultra

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap empat program strategis di Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara, di Aula Polresta Kendari. Kamis (20/2/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 14 Polres/Ta jajaran Polda Sultra dan difokuskan pada empat program strategis, yaitu, pelaksanaan program makan bergizi gratis, ketahanan pangan, rekrutmen terpadu, pemenuhan perumahan Polri, serta pengawasan senjata api.

Kegiatan Monev yang dipimpin oleh oleh Ketua Tim Monev, Kombes Pol. Adi Wibowo, yang didampingi oleh Kapolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro beserta anggota tim. Turut hadir dalam acara ini para kabag SDM dan Kabag Log Polres/ta Jajaran Polda Sultra.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Adi Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus memastikan program strategis dapat berjalan dengan lancer dan sukses di Polres/Ta jajaran Polda Sultra.

“Program-program strategis ini diharapkan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan meliputi program makan bergizi gratis, ketahanan pangan, rekrutmen terpadu, pemenuhan perumahan Polri, serta pengawasan senjata api,” ujar Kombes Pol. Adi Wibowo

Dikesempatan yang sama, Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Eko Widiantoro yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan komitmennya untuk terus mengimplementasikan hasil evaluasi dengan lebih baik lagi.

“Kami siap menyukseskan program-program strategis Polri guna mendukung Pemerintah,” ujar kapolresta.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program strategis Polri di tingkat polres/ta jajaran, serta sebagai bagian dari sistem kontrol internal, Itwasum Polri terus memantau dan mengevaluasi berbagai program untuk memastikan keberlanjutan dan kesesuaian Program.

Setelah Pelaksanaan Monitoring dan evaluasi Dilanjutkan dengan sesi Diskusi yang diikuti oleh para kabag SDM dan Kabag Log Polres/ta Jajaran Polda Sultra serta operator Program.*(DW)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News