NewsMetro

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkot Kendari Ajak Warga Berikan Data yang Jujur dan Akurat

114
×

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkot Kendari Ajak Warga Berikan Data yang Jujur dan Akurat

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari itu menandai dimulainya pendataan ekonomi terbesar yang digelar setiap satu dekade sekali.

Pencanangan tersebut dirangkaikan dengan apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Pelaksana Tugas Kepala BPS Kota Kendari, kepala organisasi perangkat daerah, serta ratusan petugas sensus yang akan diterjunkan ke lapangan.

Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu agenda strategis nasional yang bertujuan memotret kondisi riil aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah maupun nasional.

Dalam sambutan Wali Kota Kendari yang dibacakan Sekda Amir Hasan, pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif menyukseskan sensus tersebut dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya.

“Sensus Ekonomi Tahun 2026 merupakan agenda strategis nasional yang hanya dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar Amir Hasan.

Ia menjelaskan, tahapan sensus telah dimulai sejak Mei 2026 melalui pendataan mandiri untuk kelompok usaha besar dan menengah. Selanjutnya, mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, petugas sensus akan melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah guna mendata seluruh bangunan, keluarga, dan unit usaha yang ada di Kota Kendari.

Menurutnya, keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas lapangan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah meminta seluruh ASN hingga perangkat wilayah ikut menyosialisasikan pelaksanaan sensus kepada masyarakat.

“Bantu sosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 kepada masyarakat di lingkungan masing-masing. Sampaikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat agar menerima kedatangan petugas dengan baik serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur,” pesan Wali Kota melalui sambutannya.

Pemerintah juga menegaskan bahwa petugas sensus yang datang ke rumah warga hanya melakukan pendataan dan tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun. Kehadiran mereka juga bukan untuk melakukan penilaian terhadap usaha masyarakat, melainkan mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk kepentingan perencanaan pembangunan.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan berbagai program pengembangan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan pelaku usaha, hingga peningkatan investasi di daerah.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan pencanangan ditandai dengan penandatanganan dukungan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh para pemangku kepentingan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyematan atribut kepada petugas sensus dan pelepasan balon secara simbolis sebagai tanda dimulainya pendataan lapangan di Kota Kendari.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi perekonomian daerah. Data tersebut diharapkan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(SM)