NewsMetro

Pj. Sekda Kota Kendari Berganti, Tugas BARU Bentuk Tim Transisi untuk Mendukung Program Wali Kota yang Baru

1042
×

Pj. Sekda Kota Kendari Berganti, Tugas BARU Bentuk Tim Transisi untuk Mendukung Program Wali Kota yang Baru

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Amir Hasan resmi gantikan dr. Sukirman sebagai Pj. Sekretaris (Sekda) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pelantikan dilakukan oleh Pj. Wali Kota Kendari, Parinringi di Aula Samaturu, Kantor Balai Kota Kendari, Senin (10/2/2025).

Amir Hasan diberikan masa tugas selama tiga bulan, sebagai Pj. Sekda Kota Kendari, sesuai surat keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/50 tanggal 07 Februari 2025.

Pj. Wali Kota Kendari, Parinringi berharap pelaksanaan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan berjalan baik dan optimal ditangan Sekda yang baru.

“Saya ucapakan selamat kepada Pj. Sekda yang baru saja dilantik,” ucap Parinringi.

Sementara, Pj. Sekda Kota Kendari, Amir Hasan mengaku setelah pelantikan dirinya ia ditugaskan menyiapkan tim transisi untuk mendukung program 100 hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

“Tadi kami breafing teman-teman OPD, Insya Allah besok kami sudah bentuk tim transisi dalam rangka untuk menyiapkan langkah-langkah program yang dilanjutkan Wali Kota terpilih,” beber Amir.

Selain itu, dirinya juga diberikan tugas untuk terus berkoordinasi bersama Dinas terkait bagaimana mengatasi masalah sampah, banjir, serta pelayanan dasar di Kota Kendari.

Kata Amir, tugas tersebut harus dilakukan secara bersama-sama melibatkan seluruh ASN lingkup Pemkot Kendari sebagai tanggung jawab bersama.

“Tentunya kita sudah punya aturan dan koridor, langkah-langkah apa yang terbuka untuk seorang ASN yang profesional,” tutupnya. *(NV)

 

Editor;NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News