NewsMetro

Libur Lebaran 2025: Pelajar TK, SD, dan SMP di Kota Kendari Libur Selama 19 Hari

858
×

Libur Lebaran 2025: Pelajar TK, SD, dan SMP di Kota Kendari Libur Selama 19 Hari

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI – Jadwal libur Lebaran 1446 Hijriah / 2025 Masehi untuk pelajar TK, SD, dan SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sesuai kebijakan pemerintah pusat, libur dimulai pada 21 Maret sampai dengan 8 April 2025 mendatang.

Dengan demikian, pelajar TK, SD, dan SMP di Kota Kendari akan mendapatkan jatah libur selama 19 hari.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari, Saemina mengatakan, kebijakan tersebut ditindaklanjuti melalui Surat Edaran (SE) Kepala Dikbud Kendari.

“Ketetapan libur bagi anak sekolah ini dimulai pada 21 Maret. Seharusnya kan kemarin tanggal 25 Maret tetapi ada perubahan,” katanya beberapa waktu lalu.

Pelajar bisa memanfaatkan libur dengan belajar di rumah, pada 21 sampai dengan 25 Maret 2025.

“Diharapkan, pelajar bisa memanfaatkan libur Lebaran dengan kegiatan belajar di rumah, sedangkan pada 26 Maret-8 April itu libur Lebaran Idulfitri 2025,” ungkapnya.

Sedangkan, jadwal masuk sekolah pelajar TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Kendari dimulai pada Rabu, 9 April 2025.

“Masuk sekolah tanggal Rabu, 9 April 2025. Sehingga total libur berjumlah 19 hari termasuk hari minggu,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada seluruh pelajar agar tetap melakukan pembelajaran mandiri selama libur sekolah.

Mengingat setelah masuk sekolah, para pelajar tersebut akan langsung berhadapan dengan ujian assessment dan UTS. (NV)

 

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News