News

Kepala Basarnas Kendari Resmi Berganti

773
×

Kepala Basarnas Kendari Resmi Berganti

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Serah terima jabatan (sertijab) Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari dari Muhammad Arafah kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Kendari yang baru Amiruddin A.S. digelar pada Jumat (7/6/2024).

 

Sertijab tersebut resmi menandai pergantian pucuk pimpinan di kantor berwarna orange tersebut.

 

Berdasarkan keterangan resmi dari Humas Basarnas Kendari, Wahyudi menerangkan bahwa Amirudin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Sorong.

 

Amiruddin sebelumnya juga pernah memangku beberapa iabatan penting diantaranya, Kepala KPP Kelas B Natuna, Kepala KPP Kelas B Pekanbaru, Kepala KPP Kelas B Tarakan dan Kepala KPP Kelas A Sorong

 

Dalam sambutan kepala KPP Kendari yang lama Muhamad Arafah menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para pegawai serta kekompakan yang selama ini sudah didedikasikan untuk tugas selama ia menjabat.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya Muhamad Arafah berpesan agar meningkatkan kompetensi dan selalu memberi dukungan bagi Kepala Kantor yang baru.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor yang baru, Amiruddin A.S mengungkapkan dinamika sebagai kepala kantor di masing-masing wilayah, dimana memiliki tantangan tersendiri. Ia jg mengatakan Apa yang sudah dijalani sebelumnya agar diteruskan dan dijaga dgn baik.

 

Diakhir sambutannya dihadapan seluruh personil, pejabat baru Kepala KPP  Kendari Amiruddin A.S meminta dukungan kepada seluruh personil untuk mendukung dan bersinergi dalam pelaksanaan tugas kedepannya serta meneruskan program kerja yang telah berjalan ditahun ini.

 

“Sebagai langkah awal, Kita akan membangun mental personil dan memperkuat koordinasi dengan potensi SAR serta Satuan samping di Wilayah Kerja KPP  Kendari,” pungkasnya.*(DW)

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News