NewsMetroPolitik

DPT Pilkada 2024 di Kota Kendari Didominasi Generasi Milenial dan Gen Z, Total Ada 154.825 orang

754
×

DPT Pilkada 2024 di Kota Kendari Didominasi Generasi Milenial dan Gen Z, Total Ada 154.825 orang

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- DPT Pilkada 2024 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) didominasi pemilih dari kalangan milenial dan gen Z.

 

Data tersebut dipaparkan dalam kegiatan sosialisasi pemilih pemula tingkat SMA dan SMK di Kota Kendari, di Kantor Balai Kota Kendari, Kamis (26/9/2024).

 

Data itu menurut rekap DPT berdasarkan generasi umur yang dikeluarkan oleh KPU Kota Kendari.

 

Koordinasi Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kendari, Arwah mengatakan DPT kalangan generasi milenial berjumlah sekira 90 ribu orang.

 

Sedangkan untuk generasi Z, ada sebanyak sekira 64 ribu orang. Sehingga total untuk pemilih muda sebanyak 154.825 orang.

 

“Pemilih pemula ini bisa mendorong suksesnya pemilihan kepala daerah, karena jumlahnya mereka ini sangat pesat dan mereka masih memiliki nilai-nilai idealisme didalam dirinya,” ucap Arwah.

 

Dalam kegiatan itu juga, para pelajar SMA dan SMK juga di berikan pengetahuan terkait politik uang, penyebaran isu hoax, kampanye hitam dan politik SARA.

 

“Harapan saya seluruh pemilih pemula bisa berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah, mereka harus memilih berdasarkan hati nurani, damai dan berkualitas,” pungkasnya.*(NV)

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News