NewsMetroPendidikan

Universitas Terbuka Wisuda 620 Alumnus Program Sarjana dan Pasca Sarjana Secara Luring

500
×

Universitas Terbuka Wisuda 620 Alumnus Program Sarjana dan Pasca Sarjana Secara Luring

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Universitas Terbuka (UT) Kendari, Mewisuda sebanyak 620 Alumnus Wisuda Daerah Program Sarjana dan PascaSarjana seluruh Kabupaten Sulawesi Tenggara (Sultra) secara luring, bertempat di Aula Hotal Azizah Syariah Kendari, Pada Selasa (24/5/2022).

Wakil Rektor II Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Mukhtyanto S.E.,M.Si mengucapkan selamat kepada para alumnus Universitas Terbuka, yang menerima ijazah dan sekaligus penanda secara resmi melepas alumnus.

” Kami secara resmi melepas para wisudawan untuk mengabdi kembali kepada masyarakat ” Kata Ali Mukhtyanto

Ia mengharapkan untuk para wisudawan menjadi contoh, Visioner dan Marketer untuk Universitas Terbuka kepada masyarakat.

” Harapannya para wisudawan bisa menjadi visioner dan marketer untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat dengan berprestasi yang bagus menjaga integritas dan kompetensi serta komitmen menjadi pembelajar seumur hidup dan pembelajar sepanjang hayat dan berprestasi yang terbaik dimasyarakat ” Harapnya.

Sementara Itu ia menyampaikan bahwa Universitas Terbuka kini telah bertransformasi dari Perguruan tinggi jarak jauh tradisional dan menuju modern.

” Terus bertransformasi dari Perguruan tinggi jarak jauh secara tradisional dan menuju modern dan selain kita memanfaatkan teknologi Mutakhir dalam proses pembelajaran” Sampainya

Kemudian ia menambahkan bukan hanya sistem pembelajaran yang bertransformasi tetapi tata kelolanya merasakan hal yang sama.

” Kita secara tata kelola melakukan transformasi menjadi Perguruan tinggi satuan kerja murni dibawa kerja Kemdikbud menjadi PTN. BH Perguruan tinggi negeri berbadan Hukum, Dengan semoga tranformasi ini kita adaptif dan semakin sesuai dan go internasional “tambahnya

Ditempat yang sama Wisudawan terbaik Herlina Program Sarjana Jurusan PGSD menyampaikan kesan dan pesannya selama kuliah di Universitas Terbuka.

” Selama menjalani kuliah di universitas terbuka jauh dari pelosok desa terpencil provinsi yang menjadi sorotan negeri-negeri yang katanya kita daerah tambang akan kaya raya, saya membuka mata dan melihat semua itu melalui jendela maya, yang memberi tak sekedar intuisi melainkan pengalaman baru dan nyata, bahwa bukti harus maju dan menempah diri untuk masa depan yang lebih baik, karena hanya dengan sedekah kita tak bisa sejahtera” Kata herlina

Reza/teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News