NewsMetro

Semarak Jelang Pers Nasional 2022, Antara Goes To Campus.

×

Semarak Jelang Pers Nasional 2022, Antara Goes To Campus.

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Jurusan Jurnalistik Universitas Halu Oleo (Uho) patut berbangga karena kedatangan Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara, sekaligus melakukan kerjasama dengan agenda Kuliah umum dan pelatihan fotografi Selasa ( 08/02/2022).

LKBN Antara merupakan  kantor berita yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Dalam kedatangannya jali ini LKBN Antara berkomitmen dapat menanamkan nilai-nilai jurnalistik yang sesungguhnya pada Mahasiswa Jurnalistik.

Direktur Pemberitaan LKBN Antara Ahmad Munir selaku pemateri kegiatan mengatakan bahwa saat ini seiring kemajuan perkembangan teknologi mampu membawa Manusia lebih mudah dalam mengakses informasi dengan cepat. Kemajuan tersebut juga mendorong Pers terus berkembang dan berinovasi.

“Media baru kedepan menuntut kita semua untuk berinovasi, dan masuk ke ranah Jurnalistik harus mengikuti kaidahnya jangan abai dan melanggar” Ungkap Ahmad

Menurutnya kaidah jurnalistik saat ini harus tetap diterapkan ditengah maraknya perkembangan berbagai media.

” Yang paling utama adalah kebenaran, itu adalah rohnya jurnalistik dan kaidah jurnalistik yaitu kebenaran”jelas Ahmad

Ditengah berkembangnya media saat ini, dirinya menggungkapkan sangat resah dengan maraknya media abal-abal yang merusak masa depan pers.

Novi/Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News