News

Penomoran Rumah di Desa Namu Dukung Tertib Administrasi dan Pelayanan Masyarakat

398
×

Penomoran Rumah di Desa Namu Dukung Tertib Administrasi dan Pelayanan Masyarakat

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan — Program pembuatan dan pemasangan nomor rumah di Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menjadi salah satu upaya untuk mendukung tertib administrasi desa sekaligus mempermudah masyarakat dalam memperoleh berbagai pelayanan.

Program tersebut dilaksanakan oleh Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Konawe Selatan SG-004 dengan menjangkau rumah-rumah warga di Dusun 1 hingga Dusun 4.

Sebelum pelaksanaan, tim KKN-PPM UGM berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Namu untuk menyusun sistem penomoran yang disesuaikan dengan data kependudukan dan kondisi di lapangan. Pendataan kemudian dilakukan secara langsung ke setiap rumah untuk memastikan nomor tersusun secara berurutan dan mudah diidentifikasi.

Setelah proses pendataan selesai, papan nomor rumah dibuat menggunakan bahan yang kokoh dan tahan terhadap kondisi cuaca. Pemasangan dilakukan secara bertahap di setiap dusun dengan melibatkan masyarakat setempat.

Keterlibatan warga turut mendukung kelancaran program sekaligus menunjukkan partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih tertata.

Program tersebut mendapat respons positif dari warga. Lokiman, salah seorang warga Desa Namu, menilai keberadaan papan nomor rumah membuat lingkungan terlihat lebih rapi.

“Papan nomor rumah ini bagus karena tulisannya rapi, jadi rumah-rumah terlihat lebih tertata dan nomor rumahnya mudah dibaca,” ujar Lokiman.

Hal senada disampaikan Bidan Sri. Menurutnya, sistem penomoran yang disusun berurutan mulai dari pintu masuk desa dapat memudahkan masyarakat maupun pihak luar dalam menemukan alamat.

“Tata letak nomornya sudah berurutan dari pintu masuk, jadi lebih mudah untuk proses pengiriman barang atau menemukan rumah yang dituju,” kata Bidan Sri.

Selain memberikan manfaat praktis, program penomoran rumah juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini mendukung SDGs 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui terciptanya lingkungan permukiman yang lebih tertata serta memiliki identitas alamat yang jelas.

Program tersebut juga berkaitan dengan SDGs 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, khususnya dalam mendukung tertib administrasi dan tata kelola pemerintahan desa. Sementara itu, dari sisi penyediaan infrastruktur sederhana untuk mendukung identifikasi dan pelayanan masyarakat, kegiatan ini turut berkaitan dengan SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Tim KKN-PPM UGM Unit Konawe Selatan SG-004 berharap pemasangan nomor rumah dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan tata kelola Desa Namu yang lebih tertib dan terorganisasi. Keberadaan nomor rumah diharapkan memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari mempermudah identifikasi alamat hingga meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam pelaksanaan KKN, tim didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dra. Eko Tri Sulistyani, S.Si., M.Sc., dari Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM.

Melalui program ini, setiap rumah di Desa Namu diharapkan memiliki identitas alamat yang jelas sehingga dapat mendukung tertib administrasi, mempermudah akses pelayanan, serta menciptakan lingkungan permukiman yang lebih rapi dan terorganisasi.(*)

Editor : NZ