NewsDaerahPariwisata

Bupati Wakatobi Buka Secara Resmi Ekspedisi Sahabat Bahari #2 Tahun 2021

×

Bupati Wakatobi Buka Secara Resmi Ekspedisi Sahabat Bahari #2 Tahun 2021

Share this article

TERAMEDIA.ID, WAKATOBI – Bupati Wakatobi Haliana,SE didampingi Wakil Bupati Ilmiati Daud, membuka secara resmi kegiatan Ekspedisi Sahabat Bahari #2, yang dipusatkan di Mola Raya, Kecamatan Wangi Wangi Selatan. (16/8/2021)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPi) dan Indonesia Dedication and Empowerment (IDE) berlokasi di Mola Raya, Kecamatan WangiWangi Selatan dan akan berlangsung sejak 16 hingga 22 Agustus 2021.

Bupati Wakatobi dalam sambutannya berharap warga Mola Raya dapat menerima dengan baik kunjungan dan kegiatan para peserta hingga bisa berkolaborasi dengan baik utamanya dalam segi pelayanan, dan tetap penerapan standar protokol kesehatan yang ketat selama kegiatan berlangsung nantinya.

“Kami sangat berterima kasih kepada yayasan IDE Indonesia dan Generasi Pesona Indonesia(Genpi) wakatobi saya berharap kepada pemerintah desa mola raya dan pemerintah kabupaten wakatobi siapapun tamunya kita tetap kita menyediakan dan menjanjikan pelayanan yang maksimal “. pungkas Haliana.

Sebanyak 78 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini, dengan sejumlah agenda kegiatan pemberdayhaan masyarakat diantaranya pelatihan dan sharing session bersama Duta Wisata Wakatobi tahun 2019, lingkungan, ekonomi dan pariwisata, kesehatan dan pengabdian masyarakat dengan sistem people centered development di bidang pendidikan , yang tentunya juga akan melakukan Eksplore Wakatobi nantinya.

 

Boi Sangy / Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News