NewsMetro

Lukman Abunawas, Tegaskan Sikap Maju Calon Gubernur Sultra 2024-2029

2308
×

Lukman Abunawas, Tegaskan Sikap Maju Calon Gubernur Sultra 2024-2029

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – H. Lukman Abunawas yang dikenal sebagai salah satu tokoh Sulawesi Tenggara, meneguhkan hati dengan tegas maju dalam bursa calon gubernur sulawesi tenggara periode 2024-2029, hal ini diungkapkan saat berpidato dihadapan ratusan warga yang hadir dalam tajuk acara Gema Ramdhan buka puasa bersama (6/7/2024).

H. Lukman Abunawas yang sering disebut dengan akronim (LA) diketahu memiliki sejumlah jam terbang baik didunia politik, pemerintahan hingga lembaga keagamaan dan dunia olah raga. Merambah dunia politk dari tingkat bawah hingga pernah menjabat Bupati Konawe 2 Periode, Sekda Sultra dan wakil gubernur sulawesi tenggara mendampingi periode ke dua H.Ali Mazi. Hingga saat inipun LA maish menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia (PDIP) Provinsi Sulawesi Tenggara (sultra).

Dari rekam jejak inilah, LA yakin dan teguh untuk maju menjadi Calon Gubernur Sultra periode 2024-2029 yang dismapaikan langsung di hadapan ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat yang hadir dala Buka Bersama Gema Ramadhan di salah satu cafe di kota kendari.

” dengan berkah pengalaman saya, pengabdian saya kedepan untuk memajukan daerah, membantu masyarakat miskin, itu tekad saya yang selalu saya mohonkan kepada Allah. Saya bukan tidak mensyukuri apa yang telah saya dapatkan sampai hari ini, tapi masih banyak tugas saya dalam membantu masyarakat miskin dan mengembangkan visi keagamaan. Dengan menjunjung toleransi, membangun daerah dengan kesejukan hati demi mencapai kesejahteraan masyarakat. ” tegas LA.

Meski LA teguh akan maju sebagai calon gubernur, namun dirinya mengaku proses kepartaian tetap dijalankan, sesuai arahan ketua umum PDIP ibu megawati soekarno Putri yang menginstruksikan agar seluruh tingkatan pengurus mulai DPC sampai DPD wajib membuka Desk Pilkada dalam penjaringan bursa calon bupati/walikota hingga gubernur baik di sulawesi tenggara maupun seluruh provinsi lainnya di indonesia. Dan ini sebagai bentuk penghargaan terhadap seluruh warga negara untuk menjadi calon pemimpin di wilayah masing-masing, karena PDIP merupakan partai yang terbuka, dengan ideologi yang kuat. (AN)

Editor:NZ

 

 

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News