PariwisataNews

Praktisi ; “Pantai Nambo Contoh Wujud Inovasi dan kreatifitas Pemda Hingga Menjadi Salah Satu UPTD Pariwisata Dengan PAD Tertinggi di Sultra 2026”

869
×

Praktisi ; “Pantai Nambo Contoh Wujud Inovasi dan kreatifitas Pemda Hingga Menjadi Salah Satu UPTD Pariwisata Dengan PAD Tertinggi di Sultra 2026”

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Dalam dunia pariwisata kreatifitas dan invovasi sangat dibutuhkan dalam membentuk magnet destinasi, yang wajib memiliki daya saing dari tahun ke tahun. Baik itu pengelolaan komersial maupun dibawah naungan pemerintah.

Menelisik tentang perubahan wajah Pantai Nambo Kota Kendari, yang merupakan salah satu Destinasi wisata bahari yang sudah cukup lama hadir di Ibu Kota Provinsi Sulawesi tenggara, Ahmad Nizar selaku Praktisi Pariwisata Sultra yang juga merupakan Asessor dan trainer Kepariwisataan Level IV ini, mengungkapkan secara daya tarik potensi atau atraksi destinasinya disektor wisata Bahari, tentu pesaingnya sangat banyak disultra atau wilayah sekitar kota kendari. Namun Pariwisata adalah salah satu sektor yang butuh penanganan kompleks, sehingga potensi atau daya tarik tidak serta merta berdiri sendiri tanpa komponen penguatan lainnya.

” Kalau mau bicara wisata Bahari, sultra punya ratusan pantai yang indah tersebar di kabupaten/kota. Namun Pariwisata tidak serta merta hanya meyakini bahwa potensi bisa berdiri sendiri. Nah disinilah pemerintah kota kendari khususnya di masa kepempimpinan Siska Karina Imran didampingi Sudirman selaku wakil walikota, melihat sisi inovasi yang masih bisa di gerakkan di Pantai Nambo adalah Amenitas dan Hospitality. Sehingga keputusan membenahi Pantai Nambo seperti yang terjadi sekarang, bagi saya cukup tepat ” ujar bang ino sapaan akrabnya. (1/9/2026).

Lebih lanjut Nizar mengungkapkan, bahwa sebaik apapun atraksi wisata, tanpa amenitas dan hospitality yang baik pun tidak akn menjamin angka kunjungan bisa tinggi. Begitupun sebaliknya. Namun setiap destinasi wisata dari 3 unsur utama pariwisata yaitu Akses, Atraksi dan Amenitas pasti ada diantara salah satunya yang minus dan lainnya bernilai Plus bagi wisatawan. Dari kasus ini lah pemerintah utamanya yang mengelola UPTD pariwisata, butuh kreatifitas membentuk program inovasi bagaimana mengimbangi kelemahan yang dirasakan dari persaingan daya tarik, untuk bisa memunculkan nilai tambah, sehingga kawasan wisata seperti Pantai Nambo memiliki penyegaran angka kunjungan yang signifikan.

” Dengan angka kunjungan yang signifikan kenaiknnya sesuai data dinas pariwisata kota kendari, dan jumlah PAD yang masih berjalan setahun ini sudah menyentuh 1 milyar rupiah, menurut pandangan saya pribadi dan ini Disclaimer, bahwa saat ini Pantai Nambo salah satu yang menduduki peringkat teratas pengelolaan UPTD Pariwisata di Sultra dengan PAD tertinggi, khususnya di tahun 2026. Jadi wajar jika apresiasi diberikan atas sepak terjang kepemimpinan Siska Karina Imran bersama wakilnya Sudirman dan tentu seluruh jajaran pemkot yang telah berkolaborasi menjadikan pantai nambo bisa seperti yang sekarang ini ” tutupnya.(*)

Editor:NZ