Pendidikan

Mahasiswa KKN-PPM UGM Buat Biopori di Dua Dusun Desa Namu

258
×

Mahasiswa KKN-PPM UGM Buat Biopori di Dua Dusun Desa Namu

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026 Unit SG-004 Konawe Selatan Sub Unit Namu A melaksanakan program pembuatan lubang biopori di Dusun 1 (Oloa) dan Dusun 2 (Namu), Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc., dosen Fakultas MIPA UGM, sebagai bagian dari program kerja mahasiswa di bidang lingkungan.

Program pembuatan biopori ini digagas oleh Calviendra Reiky Laksana, mahasiswa S-1 Teknik Sipil UGM. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membuat lubang biopori pada sejumlah titik yang telah ditentukan di dua wilayah dusun.

Menurut Calviendra, Pembuatan biopori dilakukan sebagai upaya sederhana untuk meningkatkan resapan air hujan ke dalam tanah. Lubang biopori berfungsi sebagai jalur masuk air dari permukaan tanah sekaligus dapat dimanfaatkan untuk memasukkan bahan organik yang dapat terurai secara alami.

” Mahasiswa terlibat langsung dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari menentukan titik pembuatan, menyiapkan peralatan, membuat lubang, hingga menyelesaikan pekerjaan pada titik-titik yang telah ditetapkan. Pelaksanaan di Dusun 1 dan Dusun 2 dilakukan agar penerapan biopori tidak hanya terpusat pada satu lokasi.”(4/8/2026)

 

Konsep biopori dipilih karena relatif sederhana diterapkan di lingkungan permukiman dan tidak memerlukan pekerjaan konstruksi yang kompleks. Keberadaan lubang resapan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan infiltrasi air hujan ke dalam tanah serta menjadi bagian dari upaya pengelolaan air dan lingkungan pada skala permukiman.

Bagi Calviendra, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan Teknik Sipil. Selain memberikan pengalaman teknis secara langsung, kegiatan tersebut mendorong mahasiswa untuk menyesuaikan penerapan ilmu dengan kondisi lingkungan di lokasi KKN.

Pembuatan biopori di Dusun 1 dan Dusun 2 menjadi bagian dari rangkaian program KKN-PPM UGM di Desa Namu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan lingkungan, khususnya peningkatan resapan air di wilayah permukiman Desa Namu.