Pendidikan

Mahasiswa KKN-PPM UGM Kenalkan Bahasa Arab kepada Siswa SMPN 1 SATAP Konawe Selatan

250
×

Mahasiswa KKN-PPM UGM Kenalkan Bahasa Arab kepada Siswa SMPN 1 SATAP Konawe Selatan

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026 Unit SG-004 Konawe Selatan Sub Unit Namu A melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Arab bagi siswa SMPN 1 SATAP Konawe Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc., dosen Fakultas MIPA UGM. Program ini digagas oleh Calviendra Reiky Laksana, mahasiswa S-1 Teknik Sipil UGM, sebagai bagian dari kegiatan pendidikan selama pelaksanaan KKN-PPM di Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Pengenalan Bahasa Arab kepada siswa menjadi salah satu program yang dikembangkan dengan melihat potensi lingkungan masyarakat Desa Namu yang seluruh penduduknya beragama Islam. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya memberikan pembelajaran dasar Bahasa Arab kepada generasi muda, khususnya siswa tingkat sekolah menengah pertama.

Dalam proses pembelajaran, Calviendra berupaya membangun minat dan semangat siswa agar tidak memandang Bahasa Arab sebagai pelajaran yang sulit. Pembelajaran pun dirancang secara bertahap, dimulai dari pengenalan dasar membaca dan menulis huruf Arab hingga penggunaan kosakata dan percakapan sederhana.

“Untuk mendukung kegiatan tersebut, Calviendra menyusun Modul Pembelajaran Bahasa Arab Dasar Tingkat SMP yang terdiri atas 10 bab. Materi yang disajikan meliputi Huruf Hijaiyah dan Cara Membaca, Dhamir atau kata ganti orang, Isim Isyarah atau kata tunjuk, kata tanya, At-Ta’aruf atau perkenalan, Al-Usrah tentang keluarga, Al-Faṣl tentang ruang kelas, Al-Madrasah tentang sekolah, Al-Bait tentang rumah, hingga As-Sā’ah mengenai waktu atau jam”. ujar calviendra (7/8/2026).

 

Pada tahap awal, siswa diperkenalkan dengan 28 huruf hijaiyah beserta harakat fathah, kasrah, dan dammah. Materi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan kata ganti orang serta penggunaannya dalam berbagai bentuk.

Setelah memahami materi dasar, siswa diarahkan untuk mempraktikkan Bahasa Arab melalui dialog sederhana. Salah satu materi yang diberikan adalah At-Ta’aruf, di mana siswa belajar memperkenalkan nama, asal, dan umur serta melakukan percakapan sederhana dengan teman.

Modul pembelajaran tersebut juga dilengkapi kosakata, contoh kalimat, dialog, latihan, dan kunci jawaban. Bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa pengantar, sementara kosakata dan contoh percakapan Bahasa Arab disertai harakat dan transliterasi untuk membantu siswa membaca serta mengucapkannya.

Materi pembelajaran selanjutnya dikaitkan dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti keluarga, ruang kelas, sekolah, rumah, dan penyebutan waktu. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami Bahasa Arab tidak hanya secara teoritis, tetapi juga menggunakannya dalam percakapan sederhana.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PPM UGM berupaya menghadirkan tambahan pembelajaran yang dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan membaca, memahami, dan menggunakan Bahasa Arab secara bertahap.

Bagi Calviendra, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berbagi pengetahuan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap pembelajaran bahasa baru. Program tersebut juga diharapkan dapat memperluas wawasan siswa melalui metode pembelajaran yang sederhana, bertahap, dan aplikatif.(*)

 

Editor:NZ