NewsMetroOlahragaPendidikan

Lomba Atletik Tingkat SD dan SMP Sekota Kendari

853
×

Lomba Atletik Tingkat SD dan SMP Sekota Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI- Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA) Kota Kendari menggelar lomba atletik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berlangsung di Lapangan Benu-benua, Kecamatan Kendari Barat, Selasa (11/6/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup dalam Sambutannya mengatakan bahwa, kegitan ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan olahraga sejak dini. Kegiatan ini juga merupakan upaya Pemerintah Kota Kendari untuk mendukung pengembangan potensi olahraga di kota ini.

“Anak-anak sekolah yang masih aktif belajar ini adalah bibit-bibit potensial yang kemampuannya harus terus digali sampai bisa mendapatkan masa keemasannya, kejuaraan ini adalah panggung kalian yang dibuat oleh pemerintah kota kendari untuk melihat potensi dan kekuatan siswa siswi di kota kendari,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemkot Kendari berharap dapat terus memotivasi generasi muda untuk aktif dalam olahraga dan menjadi sarana untuk mendapatkan bibit atlet di Kota Kendari. Lomba atletik ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang dapat meningkatkan prestasi olahraga di Kendari.

“Saya berharap kejuaran seperti ini terus berlanjut demi menjaga bibit-bibit yang mulai tumbuh ini tidak gugur di tengah jalan. Pembinaan ini tentu tidak lahir dari satu pihak saja, namun dari seluruh pemangku yang berkait erat dengan cabang olahraga ini perlu terlibat,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Kendari, Hery Ashak mengatakan, Lomba atletik yang digelar meliputi cabang lari dan tolak peluru.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 11 hingga 12 Juni 2024 yang diikuti sekira 50 sekolah. Terlihat para peserta yang terdiri dari SD dan SMP antusias mengikuti pertandingan, menunjukkan semangat kompetisi yang tinggi dan sportivitas.

“Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat melahirkan bibit atlet-atlet baru yang nanti akan terus kita lakukan pembinaan untuk terus meningkatkan prestasi olahraga di usia dini,” harapnya. (RED)

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News