NewsMetro

Dishub Sultra Adakan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Jalan di Sejumlah Sekolah

343
×

Dishub Sultra Adakan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas Jalan di Sejumlah Sekolah

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengadakan sosialisasi keselamatan lalu lintas jalan bagi sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA)di Kendari. Bertempat aula SMAN 4 Kendari. Jumat (26/8/2022).

Giat tersebut,melibatkan pemateri yang dari Jasa Raharja Sultra, Kepala Seksi Pendidikan Masyarakat (Kapsekdikmas) Polda Sultra dan Kepala Dinas Perhubungan Sultra.

Kepala Dishub Sultra Muhammad Rajulan mengatakan Giat ini adalah program tahunan,yang sudah dua kali di agendakan dan akan terus berkelanjutan.

“Tidak hanya di Kolaka dan Kendari, tetapi kami akan terus ke kota-kota lain untuk sosialisasi terkait pentingnya lalu lintas,” ujarnya.

Di samping itu, ia juga menghimbau kepada seluruh pelajar khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor agar senantiasa meningkatkan kesadaran lalu lintas,seperti memakai helm dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas jalan.

Pada saat yang sama, Hariyati Kabid Lalu Lintas Jalan Dishub Sultra mengungkapkan giat ini diikuti sejumlah sekolah yang ada di kota Kendari yakni, MAN 1 Kendari, SMAN 4 Kendari, SMAN 12 Kendari dan SMKN 1 Kendari.

” Alhamdulillah, siswa-siswi itu sangat antusias dan kurang lebih ada seratus orang. Ini adalah salah satu edukasi menjadi pelopor lalu lintas di jalan raya untuk di sekolah, lingkungan dan keluarganya. Sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan,” ungkapnya.

Untuk itu pihaknya akan terus melakukan upaya sosialisasi lalu lintas lanjutnya, dengan mengandeng beberapa stakeholder terkait seperti Dirlantas Polda Sultra dan Jasa Raharja Sultra.

“Kami tidak mungkin melakukan upaya ini sendirian, kita harus sama-sama berkolaborasi untuk mendidik anak-anak dan masyarakat kita, agar memiliki kesadaran berlalu lintas yang baik,”harapnya.

 

Novrianti/teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News