NewsMetro

Wali Kota Kendari: HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kendari yang Adil dan Sejahtera

42
×

Wali Kota Kendari: HUT ke-81 RI Momentum Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kendari yang Adil dan Sejahtera

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi seluruh elemen daerah dalam mengisi kemerdekaan dan mewujudkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kendari dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Jumat (14/8/2026).

Wali Kota Siska mengatakan peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus menyatukan langkah pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan.

Menurutnya, semangat perjuangan para pendiri bangsa harus terus diwujudkan melalui kebijakan dan pelayanan publik yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“81 tahun yang lalu, para pendiri bangsa memproklamasikan kemerdekaan dengan tetesan keringat dan darah. Hari ini tugas kita adalah memastikan api semangat itu tidak padam, melainkan terus menyala dalam setiap kebijakan dan pelayanan kita kepada masyarakat Kota Kendari,” kata Siska.

Ia menilai tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, memiliki relevansi kuat dengan arah pembangunan Kota Kendari.

Siska menerjemahkan makna berdaulat sebagai kemampuan daerah mengoptimalkan potensi yang dimiliki, termasuk wilayah pesisir dan ekonomi kreatif. Sementara keadilan, menurutnya, harus tercermin dalam setiap kebijakan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh warga, mulai dari pusat kota hingga wilayah lorong dan pesisir.

Adapun kemakmuran tidak hanya diukur melalui pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, akses pendidikan, layanan kesehatan serta tersedianya ruang publik yang ramah bagi seluruh warga.

Siska juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa kerja sama yang saling menguatkan dan pengawasan yang objektif.

Nilai kolaborasi tersebut, kata dia, sejalan dengan filosofi Mepokoaso yang telah lama hidup di tengah masyarakat Sulawesi Tenggara, yakni semangat persatuan, persaudaraan dan gotong royong.

“Sejak dahulu leluhur kita telah mewariskan nilai luhur Mepokoaso—semangat persatuan, persaudaraan dan gotong royong,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto mengatakan momentum kemerdekaan harus menjadi ruang untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus merefleksikan perjalanan pembangunan daerah.

Ia menegaskan rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui ucapan, tetapi harus dibuktikan dengan kerja nyata dan kolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Inarto menyebut tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” selaras dengan visi Kota Kendari 2025–2030, yakni mewujudkan Kota Kendari sebagai kota layak huni yang semakin maju, berdaya saing, adil dan sejahtera.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, partai politik, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dunia usaha hingga masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan perjuangan para pendahulu.

“Dengan komitmen dan kebersamaan inilah kita dapat mengimplementasikan pesan luhur para proklamator kita,” kata Inarto.

Rapat paripurna tersebut selanjutnya menjadi bagian dari rangkaian agenda kenegaraan untuk menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menyelaraskan pembangunan Kota Kendari dengan arah pembangunan nasional.(SM)