NewsHukum & KriminalMetro

Seorang Pelaku Pencurian Besi Di Kapal Tongkang Diringkus Polisi, 3 Buron

298
×

Seorang Pelaku Pencurian Besi Di Kapal Tongkang Diringkus Polisi, 3 Buron

Share this article

 

TERAMEDIA.ID, KOTA  KENDARI – Buru Sergap (Buser) 77 Satuan Reskrim Polresta Kendari meringkus Seorang pria berinisial KNW (28) setelah melakukan pencurian yakni besi plat dan penutup menhol diatas sebuah kapal tongkang. pada Selasa (12/7/2022), sekitar pukul 18.30 wita.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, mengatakan, dalam melakukan aksi pencurian tersebut pelaku Bersama tiga orang rekannya, yang masih buron.

“Aksi pencurian dilakukan pada senin (11/7) sekitar pukul 06.00 Wita, Pelaku bersama tiga rekannya dan mengambil berupa besi Plat ukuran 130 Cm x 130 Cm dengan tebal 12 Mili Meter (MM), dan penutup menhol dengan ukuran diameter 0,7 M x 1 M, yang ada diatas Kapal Tongkang Takbut Bintang Rejeki-2 yang sedang bersandar di pelabuhan nusantara Kendari,” Ucap AKP Fitrayadi, Pada Rabu (13/7/2022).

Lebih lanjut, Personil Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari yang mendapat laporan dari Anak Buah Kapal (ABK) langsung bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku yang lagi berada di jembatan teluk Kendari.

“Pelaku ditangkap di bawah jembatan Teluk Kendari, kemudian dibawa ke Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari, dan selanjutnya diserahkan ke Satreskrim Polresta Kendari guna penyidikan lebih lanjut,”Ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari.

Kemudian, PT. BUANA BANUA SHIPPING selaku korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.500.000,- (Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah), Sehingga atas kejadian tersebut pihak perusahaan melaporkan ke Polisi.

“Tiga orang yang masih buron identitasnya sudah kami kantongi dan sedang di lakukan pemburuan,” Pungkasnya.

Dan pelaku yang berhasil diringkus harus mempertanggung jawabkan perbuatannya, dengan mendekam dalam sel tahanan polisi dan di jerat Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Dewa/ Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News