Pendidikan

Malam Ramah Tamah KKN-PPM UGM di Batu Jaya, Perpisahan Hangat yang Tinggalkan Kenangan

208
×

Malam Ramah Tamah KKN-PPM UGM di Batu Jaya, Perpisahan Hangat yang Tinggalkan Kenangan

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan – Setelah melalui rangkaian kegiatan pengabdian dan kebersamaan selama pelaksanaan KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026, mahasiswa KKN-PPM UGM Unit SG004 Sub Unit Batu Jaya bersama masyarakat Desa Batu Jaya menggelar Malam Ramah Tamah sebagai momentum perpisahan sekaligus ungkapan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Malam tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk berkumpul, mengenang perjalanan selama masa pengabdian, serta merayakan hubungan baik yang tumbuh melalui berbagai kegiatan bersama.

Pelaksanaan KKN-PPM UGM Unit SG004 Sub Unit Batu Jaya berada di bawah bimbingan Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc., dosen FMIPA UGM selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan serta sambutan dari perwakilan mahasiswa KKN dan pihak Desa Batu Jaya.

Suasana semakin terasa hangat ketika mahasiswa dan warga berkumpul dalam satu tempat untuk merayakan berakhirnya masa pengabdian yang telah dilalui bersama.

Salah satu rangkaian penting dalam malam tersebut adalah penyampaian pesan dan kesan dari mahasiswa KKN. Melalui sesi tersebut, mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Batu Jaya yang telah menerima, membantu, dan menemani mereka selama menjalani kegiatan pengabdian.

Berbagai pengalaman, mulai dari pelaksanaan program bersama masyarakat hingga momen-momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari, menjadi bagian dari kenangan yang tidak mudah dilupakan.

Bagi Melani Fatikan , mahasiswa Program Studi Manajemen dan Penilaian Properti, Sekolah Vokasi UGM, yang turut terlibat dalam berbagai kegiatan di Desa Batu Jaya, momen perpisahan tersebut menjadi pengingat bahwa pengalaman KKN bukan hanya tentang menjalankan program kerja.

“Lebih dari itu, KKN menjadi proses membangun hubungan melalui kehidupan bersama dan interaksi sehari-hari dengan masyarakat.” tegasnya.(6/8/2026)

Malam ramah tamah kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan KKN di Desa Batu Jaya. Video tersebut menampilkan berbagai aktivitas mahasiswa bersama masyarakat, anak-anak, dan pemuda, serta potret kehidupan desa selama masa pengabdian.

Pemutaran video menjadi salah satu momen yang membawa kembali kenangan selama pelaksanaan KKN. Tawa dan perhatian masyarakat saat menyaksikan dokumentasi tersebut menjadi gambaran bahwa hubungan yang terbangun tidak hanya terbatas pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga tumbuh melalui kebersamaan sehari-hari.

Kemeriahan acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Marotadali. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap seni dan budaya lokal yang turut mewarnai rangkaian malam ramah tamah.

Selain menjadi momentum perpisahan, malam tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam berbagai perlombaan yang sebelumnya diselenggarakan oleh mahasiswa KKN.

Pengumuman pemenang lomba berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat yang hadir. Pemberian hadiah menjadi bentuk penghargaan atas semangat dan partisipasi warga dalam memeriahkan rangkaian kegiatan KKN.

Berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan sebelumnya tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga membuka ruang interaksi antara mahasiswa dan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Diamonds yang dibawakan oleh anak-anak Desa Batu Jaya. Penampilan tersebut menjadi salah satu momen yang menggambarkan hasil dari proses latihan seni selama pelaksanaan KKN.

Semangat dan keberanian anak-anak tampil di hadapan masyarakat menjadi penutup yang hangat sebelum rangkaian acara berakhir.

Malam ramah tamah tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN-PPM UGM Unit SG004 Sub Unit Batu Jaya. Meski masa KKN telah selesai, pengalaman dan hubungan yang terjalin selama berada di desa akan tetap menjadi bagian dari kenangan, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Bagi mahasiswa KKN-PPM UGM, perpisahan bukan berarti berakhirnya cerita. Desa Batu Jaya, dengan keramahan masyarakat, semangat kebersamaan, dan kehidupan sosialnya, telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang meninggalkan kesan mendalam.

Malam ramah tamah menjadi pengingat bahwa sebuah pertemuan mungkin memiliki akhir, tetapi kenangan dan hubungan baik yang tercipta di dalamnya dapat tetap tinggal dan dikenang dalam perjalanan waktu.(*)

Editor:NZ