Pendidikan

Mahasiswa KKN-PPM UGM Manfaatkan Pasir Lokal Desa Namu Menjadi Karya Kaligrafi

426
×

Mahasiswa KKN-PPM UGM Manfaatkan Pasir Lokal Desa Namu Menjadi Karya Kaligrafi

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026 Unit SG-004 Konawe Selatan Sub Unit Namu A melaksanakan kegiatan pembuatan kaligrafi berbahan pasir di Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc., dosen Fakultas MIPA UGM. Program ini digagas oleh Calviendra Reiky Laksana, mahasiswa S-1 Teknik Sipil UGM, sebagai bagian dari pengembangan kreativitas sekaligus pemanfaatan potensi bahan alam lokal selama pelaksanaan KKN-PPM.

Pasir yang selama ini dikenal sebagai material konstruksi dimanfaatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bahan dasar untuk menghasilkan karya kaligrafi. Pemanfaatan material lokal ini menjadi upaya untuk menunjukkan bahwa bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar juga dapat dikembangkan menjadi karya bernilai estetika.

Menurut Calviendra, proses pembuatan kaligrafi diawali dengan menentukan bentuk dan pola tulisan. Selanjutnya, pasir ditata dan disusun mengikuti pola yang telah disiapkan hingga membentuk komposisi kaligrafi. Proses tersebut membutuhkan ketelitian agar susunan pasir dapat menghasilkan bentuk tulisan yang rapi dan mudah dikenali.

“Pemilihan seni kaligrafi juga memiliki keterkaitan dengan kehidupan masyarakat Desa Namu yang seluruh penduduknya beragama Islam. Selain menghadirkan nilai estetika, karya tersebut menjadi bentuk seni yang dekat dengan karakter sosial dan budaya masyarakat setempat.” ungkapnya (5/8/2026)

Dalam pelaksanaannya, anak-anak turut terlibat secara langsung dalam proses pembuatan karya. Mereka memanfaatkan pasir yang tersedia di lingkungan sekitar untuk disusun dan dibentuk menjadi kaligrafi dengan pendampingan mahasiswa KKN-PPM UGM.

Bagi Calviendra, kegiatan tersebut menjadi bentuk eksplorasi pemanfaatan material lokal dari sudut pandang yang berbeda. Sebagai mahasiswa Teknik Sipil, pasir merupakan material yang umum digunakan dalam pekerjaan konstruksi. Namun, melalui kegiatan KKN ini, pasir dimanfaatkan dalam konteks lain sebagai elemen pembentuk karya seni.

Kegiatan pembuatan kaligrafi dari pasir menjadi bagian dari rangkaian program KKN-PPM UGM di Desa Namu. Melalui kegiatan ini, mahasiswa turut mengangkat potensi bahan alam lokal sekaligus mendorong kreativitas masyarakat, khususnya anak-anak.

Kaligrafi dari pasir menjadi salah satu contoh bahwa material yang tersedia di lingkungan sekitar tidak hanya memiliki nilai guna secara fungsional, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi karya yang memadukan unsur lokal, kreativitas, dan estetika.(*)

 

Editor:NZ