NewsMetro

Wali Kota Kendari Kukuhkan 78 Youth City Changers, Libatkan Generasi Muda Dorong Perubahan Kota

17
×

Wali Kota Kendari Kukuhkan 78 Youth City Changers, Libatkan Generasi Muda Dorong Perubahan Kota

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan daerah melalui pengukuhan Tim Kerja Youth City Changers (YCC) Kota Kendari periode 2026–2028. Sebanyak 78 pemuda resmi dikukuhkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi untuk mendukung terwujudnya visi Kendari Semakin Maju.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Kendari, dr.Siska Karina Imran, ditandai dengan penyematan pin kepada perwakilan pengurus YCC yang diketuai Maulana Ali Syaputra. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Youth Talks di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (5/8/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Siska menegaskan bahwa pembentukan YCC merupakan inisiatif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang bertujuan menghadirkan ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika ekonomi menuntut pemerintah untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak muda agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut mengambil peran dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi bagian dari solusi dan ikut terlibat dalam setiap proses pembangunan. Karena itu, keberadaan Youth City Changers menjadi sangat penting sebagai wadah lahirnya ide, inovasi, dan kreativitas generasi muda,” ujar Siska.

Ia menilai anggota YCC memiliki perspektif yang berbeda dengan pemerintah. Berbagai persoalan yang mungkin luput dari perhatian pemerintah justru dapat dilihat lebih dekat oleh kalangan muda yang akrab dengan perkembangan teknologi, media digital, serta dinamika masyarakat di tingkat lingkungan.

“Banyak hal yang kalian lihat tetapi kami belum tentu melihatnya. Banyak yang kalian ketahui tetapi belum tentu kami mengetahuinya. Begitu juga sebaliknya. Karena itu saya berharap YCC menjadi mitra yang aktif memberikan masukan dan solusi terhadap kebutuhan riil masyarakat Kota Kendari,” katanya.

Wali Kota juga meminta agar keberadaan YCC tidak berhenti pada seremoni pengukuhan semata. Ia menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga segera menyusun program kerja bersama seluruh anggota YCC yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program prioritas Pemerintah Kota Kendari.

“Saya tidak ingin YCC hanya dikukuhkan lalu selesai. Harus ada program nyata, ada inovasi yang lahir dari teman-teman semua dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Siska optimistis kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang inklusif sekaligus memperkuat daya saing Kota Kendari di masa mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kendari, Ridha Wahyuni Nappu, menjelaskan kegiatan tersebut mengusung tema “Pemuda Kota Kendari Bergerak Perubahan, Mewujudkan Kota Tangguh, Kendari Semakin Maju.”

Menurutnya, YCC dibentuk sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antara pemuda kreatif dengan pemerintah daerah, sekaligus meningkatkan literasi keuangan, mendorong kewirausahaan, memperkuat inovasi kepemudaan, serta mendukung program pembangunan daerah secara berkelanjutan.

“Tim kerja yang dikukuhkan hari ini berjumlah 78 orang dengan total peserta kegiatan sebanyak 192 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang organisasi, komunitas, mahasiswa, hingga pelajar yang diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di Kota Kendari,” jelas Ridha.

Kegiatan Youth Talks juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara yang memberikan materi mengenai literasi keuangan dan kewirausahaan bagi generasi muda. Selain itu, hadir pula delegasi YCC Kota Kendari yang berhasil meraih penghargaan sebagai juara konten terbaik tingkat nasional, yakni Gaharu Intra Bijani dan Awaludin Taslim, untuk berbagi pengalaman dan inspirasi kepada peserta.

Melalui pembentukan Youth City Changers, Pemerintah Kota Kendari berharap lahir semakin banyak inovasi yang berasal dari kalangan muda sehingga mampu memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan partisipasi masyarakat, sekaligus menjadikan generasi muda sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kota Kendari yang semakin maju, tangguh, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.(SM)