PendidikanNews

Tim ” Para Pengabdi ” UHO Bergerak Masif Mendorong Penguatan Kepariwisataan di Desa Namu

676
×

Tim ” Para Pengabdi ” UHO Bergerak Masif Mendorong Penguatan Kepariwisataan di Desa Namu

Share this article

 

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler maupun tematik berbagai Universitas di Indonesia saat ini tengah menyebar keberbagai wilayah untuk memberikan pengabdian terbaik mereka.

Salah satu contohnya adalah tim KKN Reguler dari Universitas HaluOleo (UHO) yang melakukan pengabdian di Desa Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Kehadiran Mahasiswa KKN UHO 2026 di Desa Namu kali ini mencoba menyelaraskan program rencana aksi pengembangan pariwisata berkelanjutan dengan Program kerja (proker) KKN mereka. mengingat Desa Namu merupakan Desa Wisata.

Menurut Nikson selaku Kepala Desa Namu, meskipun baru beberapa hari tim KKN UHO berada di Desa Namu, di bawah pengawasan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) ๐‹๐š ๐Ž๐๐ž ๐€๐ง๐๐ข ๐‡๐ž๐ซ๐ฆ๐š๐ฐ๐š๐ง, ๐’.๐€๐., ๐Œ.๐€๐, sudah mulai terlihat aktualisasi program KKN yang selaras dengan Rencana Aksi pengembangan pariwisata berkelanjutan yang telah di buat di Desa Wisata Namu.

” Alhamdulillah beberapa hari ini, mahasiswa KKN UHO di Desa Kami sudah memberikan kontribusi yang cukup baik secara nyata. Beberapa Proker mereka yang sudah dijalankan seperti pembuatan fasilitas pendukung wisata, yang berkaitan dengan lingkungan dan UMKM di desa namu, tentu sedikit banyak telah membantu menuntaskan beberapa rencana aksi program pengembangan di desa wisata namu. Dari kami terkait partisipatif masyarakat akan terus mendampingi dan membantu setiap proker mereka karena seiring sejalan dengan program kerja desa wisata namu. Mudah-mudahan dengan beberapa waktu kedepan yang masih tersisa Mahasiswa KKN UHO di Desa kami mampu menuntaskan sejumlah proker lainnya yang tentu diharapkan bisa mendukung konsep Pariwisata Berkelanjutan. ” ujar Nikson

 

Penananam Bibit Mangrove

 

Transplantasi Bibit Karang

 

Pembuatan Spot Mirorr Selfie

 

Beauty Class

 

Pembuatan Lulur

Sementara itu La Ode Achmat Amin selaku Koordinator Desa Tim KKN UHO 2026 di Desa Wisata Namu mengungkapkan sepekan terakhir mereka telah menyelesaikan sejumlah program kerja fisik, yang akan dilanjutkan dengan sejumlah program kerja non fisik lainnya.

” Tim KKN UHO desa Namu membawa 2 bagian Proker yaitu Proker masing-masing Jurusan dan proker Kelompok. Sepekan ini kami sudah menyelesaikan sejumlah proker fisik diantaranya fasilitas pendukung objek wisata seperti ayunan wisata, spot Mirorr Selfie untuk wisatawan. Kemudian ada proker yang berkaitan dengan lingkungan diantaranya transplantasi bibit karang dan penurunan Apartemen ikan di perairan laut namu, serta penanaman sekitar 70 bibit mangrove di area rawan abrasi yang ada di Desa Namu. Untuk proker lainnya khususnya bagi kaum perempuan dan kaum ibu, kami juga sudah menyelesaikan proker terkait beauty class dan pembuatan lulur bedda Lotong. Kedepan masih ada beberapa proker fisik yang akan kami kerjakan, termasuk proker yang berkaitan dengan UMKM dan pendidikan di lingkungan sekolah “. ungkap Ilam.

Desa Wisata Namu merupakan salah satu desa wisata di Sulawesi Tenggara yang telah mencatatkan sejarah ditingkat nasional, dengan menjadi jawara Desa Wisata terbaik berbasis alam dalam ajang Wonderful Indonesia Award 2025 yang digelar oleh Kementrian Pariwista Republik Indonesia.

Salah satu metode yang digunakan oleh Desa Wisata Namu yaitu telah menetapkan dokumen Rencana Aksi atau Milsetone Pengembangan Desa Wisata dalam waktu 15 Tahun, demi terwujudunya Desa Wisata Mandiri dengan konsep Pariwisata Berkelanjutan.(*AN)

Editor: NZ