NewsMetro

Kesehatan Jemaah Jadi Fokus, Pemkot Kendari Mulai Siapkan Pelayanan Haji 2027

31
×

Kesehatan Jemaah Jadi Fokus, Pemkot Kendari Mulai Siapkan Pelayanan Haji 2027

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI, – Pemerintah Kota Kendari mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 dengan menitikberatkan pada penguatan layanan kesehatan jemaah. Langkah tersebut diawali melalui kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Kesehatan Haji Tahun 2026 yang digelar di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (23/7/2026).

Evaluasi yang dihadiri jajaran Kementerian Haji, Dinas Kesehatan, Balai Karantina Kesehatan, puskesmas, serta lintas sektor itu menjadi momentum menyusun strategi pelayanan yang lebih optimal bagi calon jemaah haji pada musim haji mendatang.

Kegiatan dibuka Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kendari Adriana Musarudin yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kota Kendari. Adriana menegaskan bahwa pelayanan haji merupakan amanah besar yang harus terus ditingkatkan kualitasnya setiap tahun.

Menurutnya, evaluasi bukan sekadar mengulas pelaksanaan yang telah berlalu, melainkan menjadi dasar menyusun berbagai inovasi agar pelayanan kepada jemaah semakin maksimal.

“Evaluasi ini menjadi ruang untuk melihat apa yang sudah berjalan baik, apa yang perlu diperbaiki, dan langkah-langkah inovatif apa yang harus dilakukan agar pelayanan haji Kota Kendari semakin berkualitas,” ujarnya.

Ia mengakui penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 secara umum berlangsung baik. Namun, adanya satu jemaah asal Kota Kendari yang meninggal dunia di Tanah Suci menjadi perhatian serius pemerintah untuk terus memperkuat aspek kesehatan calon jemaah.

Karena itu, Adriana meminta seluruh pemangku kepentingan mulai melakukan persiapan sejak dini, mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, pembinaan, deteksi faktor risiko hingga pendampingan selama proses ibadah berlangsung.

Menurutnya, pelayanan kesehatan haji ke depan harus mengedepankan pendekatan preventif dan berbasis risiko, sehingga calon jemaah sudah dipastikan memiliki kondisi kesehatan yang memadai jauh sebelum keberangkatan.

“Kita tidak boleh hanya bekerja secara rutin. Hasil evaluasi ini harus menjadi pijakan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih manusiawi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji Kota Kendari, Sunardin, mengatakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar. Meski demikian, evaluasi tetap menjadi bagian penting karena setiap musim haji memiliki tantangan yang berbeda.

Ia menegaskan bahwa kemampuan kesehatan atau *istitha’ah* merupakan syarat utama yang wajib dipenuhi setiap calon jemaah.

“Haji membutuhkan kesiapan fisik. Karena itu pemeriksaan kesehatan tidak bisa ditawar. Jemaah tidak boleh berangkat apabila kondisi kesehatannya tidak memenuhi syarat,” tegas Sunardin.

Ia menjelaskan sekitar 61 persen jemaah haji Kota Kendari tahun 2026 merupakan kelompok berisiko tinggi dengan usia rata-rata di atas 65 tahun. Meski demikian, seluruh jemaah telah mendapatkan pembinaan kesehatan secara intensif sehingga mampu menjalankan rangkaian ibadah dengan baik.

Untuk musim haji 2027, kata Sunardin, proses persiapan telah dimulai lebih awal. Sebanyak 552 calon jemaah asal Kota Kendari telah masuk dalam daftar verifikasi dan segera menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan bersama Dinas Kesehatan Kota Kendari.

Melalui evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Kendari berharap kualitas penyelenggaraan kesehatan haji terus meningkat sehingga seluruh calon jemaah dapat berangkat dengan kondisi prima, menjalankan ibadah secara optimal, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.(SM)