NewsMetro

Pemkot Kendari Percepat Program Satu Rekening Satu Pelajar, Sudirman: Bangun Budaya Menabung Sejak Dini

39
×

Pemkot Kendari Percepat Program Satu Rekening Satu Pelajar, Sudirman: Bangun Budaya Menabung Sejak Dini

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mempercepat implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui pembukaan rekening tabungan bagi peserta didik di seluruh satuan pendidikan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan pembahasan percepatan pembukaan rekening pelajar yang dipimpin langsung Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, di Aula Samaturu Kantor Balai Kota Kendari, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari bersama Bagian Perekonomian Setda Kota Kendari itu dihadiri para kepala sekolah tingkat SD, SMP, MI, dan MTs se-Kota Kendari. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan Program KEJAR sebagaimana diamanatkan dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2022.

Dalam arahannya, Sudirman menegaskan bahwa program tersebut bukan sekadar mendorong kepemilikan rekening tabungan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun karakter dan kebiasaan finansial yang sehat sejak usia sekolah.

Menurutnya, pembiasaan mengelola keuangan sejak dini akan memberikan manfaat jangka panjang bagi para pelajar, terutama dalam membentuk sikap disiplin, mandiri, serta bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan pribadi.

“Pembiasaan pengelolaan keuangan sejak dini akan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter generasi muda yang lebih mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Sudirman.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Kendari melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal. Salah satu fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk memiliki rekening tabungan yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan mereka.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan anak-anak kita mengenal budaya menabung sejak dini. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan peran strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai penggagas, koordinator, pembina, sekaligus penilai dalam pelaksanaan Program KEJAR Award di seluruh Indonesia. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan tingkat literasi dan inklusi keuangan melalui kepemilikan rekening tabungan oleh pelajar.

Melalui program ini, peserta didik tidak hanya didorong untuk memiliki tabungan, tetapi juga diperkenalkan pada berbagai konsep dasar pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta pemanfaatan layanan keuangan formal secara bijak.

Pemerintah Kota Kendari menilai keterlibatan sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut. Karena itu, seluruh kepala sekolah yang hadir diminta mendukung proses pembukaan rekening pelajar di masing-masing satuan pendidikan serta melakukan sosialisasi kepada orang tua dan peserta didik.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perbankan, dan OJK dalam meningkatkan akses layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat.

Dengan percepatan implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar, Pemkot Kendari berharap seluruh peserta didik dapat memiliki akses terhadap layanan keuangan formal sekaligus membangun budaya menabung sejak dini.

Melalui program tersebut, pemerintah optimistis akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak, sehingga mampu menjadi sumber daya manusia yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.(SM)