Bencana / KecelakaanNews

Kapal Penampung Ikan Tabrak Karang di Perairan Bokori, Enam ABK Berhasil Diselamatkan Tim SAR

130
×

Kapal Penampung Ikan Tabrak Karang di Perairan Bokori, Enam ABK Berhasil Diselamatkan Tim SAR

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Kendari berhasil mengevakuasi enam orang awak kapal penampung ikan yang mengalami kecelakaan laut di sekitar Perairan Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Senin (15/6/2026) malam.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menjelaskan bahwa informasi kejadian diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 20.40 WITA dari Herman, keluarga korban. Dalam laporannya disebutkan sebuah kapal penampung ikan dengan enam orang di atas kapal (Person On Board/POB) menabrak karang dan mengalami kebocoran saat berlayar di perairan Bokori.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 21.00 WITA Tim Rescue KPP Kendari bersama kru KN SAR Pacitan langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Jarak antara Dermaga Basarnas Kendari dan lokasi kejadian diperkirakan sekitar 9 mil laut (NM).

“Tim SAR bergerak cepat setelah menerima informasi dari keluarga korban untuk memberikan bantuan dan melakukan proses evakuasi,” ujar Amiruddin.

Berdasarkan kronologi, kapal penampung ikan tersebut berangkat dari Banggai menuju Kendari pada Senin pagi sekitar pukul 04.00 WITA dengan membawa enam orang. Namun, saat perjalanan memasuki perairan Bokori sekitar pukul 20.30 WITA, kapal menabrak karang hingga mengalami kebocoran.

Dalam operasi pencarian dan penyelamatan tersebut, cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Kecepatan angin tercatat sekitar 12,5 kilometer per jam dari arah timur laut berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Upaya pencarian membuahkan hasil cepat. Pada pukul 21.29 WITA, tim SAR berhasil menemukan kapal beserta seluruh penumpangnya dalam kondisi selamat sekitar 97 meter dari titik Last Known Position (LKP).

Selanjutnya, keenam korban dievakuasi menuju Dermaga Penyeberangan Bokori di Kecamatan Soropia dan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Adapun identitas korban yang berhasil diselamatkan yakni Nias (42), pemilik kapal; Bahri (38); Ebit (42); Asrin (25); Tamrin (43); dan Arsad (42).

Dengan berhasil dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap kecelakaan kapal penampung ikan yang menabrak karang dan mengalami kebocoran di Perairan Bokori resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Operasi penyelamatan tersebut melibatkan SMC dan staf SMC KPP Kendari, Tim Rescue KPP Kendari, kru KN SAR Pacitan, serta keluarga korban. Sejumlah peralatan yang digunakan antara lain rescue car, RIB, peralatan medis SAR, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.(*AN)

Editor: NZ