Bencana / KecelakaanDaerahNews

Enam ABK KLM Setia Kawan Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

×

Enam ABK KLM Setia Kawan Ditemukan Selamat, Operasi SAR Resmi Ditutup

Share this article

TERAMEDIA.ID, BOMBANA — Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh awak Kapal KLM Setia Kawan GT 105 yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana. Keenam penumpang kapal (POB) ditemukan dalam keadaan selamat sekitar 9 mil laut arah timur dari titik duga lokasi kejadian (LKP).

Informasi keberhasilan evakuasi diterima pada pukul 14.00 Wita dari pemilik kapal. Para korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari keluarga korban serta masyarakat Desa Sikeli, Kabaena Barat. Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menuju Pelabuhan Sikeli dalam kondisi selamat.

Dengan telah ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR kecelakaan kapal terhadap KLM Setia Kawan resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi dikembalikan ke satuan masing-masing.

Adapun identitas korban selamat yakni:

  1. Sukri (47), Nakhoda

  2. Musrif (47), KKM

  3. Fatahuddin (53), Juru Mudi

  4. Sleng (58), ABK

  5. Kahri (49), ABK

  6. Sirnan (45), ABK

Sebelumnya, kapal berangkat dari Pelabuhan Sikeli, Kabaena Barat, pada 24 Februari 2026 pukul 05.50 Wita menuju Pelabuhan Paria, Boepinang, Kecamatan Poleang dengan muatan tabung gas kosong. Dalam perjalanan, kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam di perairan Poleang Timur, Boepinang. Upaya pencarian sempat dilakukan oleh pihak terkait sebelum akhirnya seluruh korban ditemukan selamat.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Staf Ops KPP Kendari, Rescuer Pos SAR Kolaka, ABK RB 307, Binda Bombana, Pos AL Bombana, Dishub Bombana, KUPP Pomalaa, BPBD Bombana, nelayan Sikeli, masyarakat Bambaea, serta keluarga korban.

Peralatan yang digunakan meliputi Rescue Truck, Rescue Boat (RB 307), longboat, peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta peralatan pendukung keselamatan lainnya.

Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan dengan tinggi gelombang sekitar 0,5 meter dan kecepatan angin 9 km/jam dari arah barat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat sehingga seluruh korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat.(***)

Editor:NZ