NewsMetro

Jelang Ramadhan 2025, Polresta Kendari Gandeng Pemkot dan Mahasiswa Salurkan Bantuan Sosial ke Masyarakat

367
×

Jelang Ramadhan 2025, Polresta Kendari Gandeng Pemkot dan Mahasiswa Salurkan Bantuan Sosial ke Masyarakat

Share this article

TERAMEDIA.ID, KENDARI – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 2025, Polresta Kendari bersama Pemerintah Kota Kendari dan sejumlah mahasiswa menggelar aksi sosial untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, Jumat (28/2/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama yang kurang mampu, dalam menjalani ibadah puasa.

Bantuan sosial ini disalurkan langsung ke sejumlah masyarakat Yang berdomisili Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu Kendari, dengan melibatkan anggota Polresta, Organisasi Kemahasiswaan serta Pemerintah Kota Kendari.

Polresta Kendari mendistribusikan paket sembako yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol. Eko Widiantoro, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Polresta terhadap masyarakat menjelang Ramadhan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang kurang mampu, dapat merasakan kebahagiaan menyambut bulan Ramadhan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci,” ujar Kombes Pol Eko Widiantoro

Selain itu, Polresta Kendari juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan saling membantu di tengah kesulitan yang ada.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan sosial dan membantu mereka yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat sedikit meringankan beban mereka,” tambahnya.

Warga TPA Puuwatu merasa sangat terbantu dengan adanya program ini dan mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Polresta Kendari yang sudah memberikan bantuan ini. Semoga apa yang dilakukan Polresta bisa menjadi ladang Pahala,” ujar Siti.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kendari , Muh. Saiful, juga mengapresiasi inisiatif Polresta Kendari yang melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan ini.

“Kolaborasi antara Polresta, Pemerintah Kota, dan mahasiswa sangatlah penting. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang menghadapi kesulitan ekonomi,” kata Muh. Saiful

Diharapkan, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan semakin meluas, sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi selama bulan suci Ramadhan. Dengan sinergi antara Polresta, Pemerintah Kota, Lembaga Kemahasiswaan dan masyarakat, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial akan semakin menguat di Kota Kendari.*(DW)

 

Editor:NZ

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News