NewsDaerahPendidikan

Kunjungan Penguatan Literasi Di Perpusda Kolaka Utara

586
×

Kunjungan Penguatan Literasi Di Perpusda Kolaka Utara

Share this article

TERAMEDIA.ID. KOLAKA UTARA-Didampingi Kepala Sekolah dan guru, siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lasusua melakukan kunjungan di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kolaka Utara, yang diisi pemaparan materi, games, dan diskusi. (25/01/2024)

Paulus Frangki Faut, S.Pd Kepala Sekolah SMAN 1 Lasusua mengatakan kegiatan ini diikuti oleh tiga puluh siswa-siswi dan didampingi oleh enam orang guru. Kegiatan ini digelar mengingat Rapor Pendidikan Sekolah yang terus menurun.

“Karena rapor pendidikan sekolah literasinya yang kurang sekali. Makanya saya coba buat program begini supaya ada peningkatannya lagi.” Ujarnya

Paulus Frengki melanjutkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin sekolah selama enam bulan kedepan. Beliau menganggap, Perpusda menjadi opsi kunjungan dikarenakan fasilitas yang lengkap, alat-alat yang canggih yang tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi siswa.

Di tempat yang sama Andi Idha sebagai narasumber yang juga sebagai pegawai Perpusda Kolaka Utara menyampaikan beberapa materi tentang seperti apa itu literasi, macam-macam literasi, dan literasi yang mampu membentuk karakter.

Andi Idha menambahkan  kegiatan ini adalah output dari MoU antara Dinas Perpustakaan Daerah Kolaka Utara bersama SMAN 1 Lasusua.

“Sekolah ini datang berkunjung kemudian buat MoU untuk datang belajar tentang peningkatan literasi untuk peserta didiknya lalu kita di Perpusda membantu untuk fasilitasi apa yang menjadi kebutuhan mereka.” Tutupnya.

Sementara itu, Andi Ulfia Aulia salah satu siswi SMAN 1 Lasusua mengungkapkan kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan minat baca siswa.

“Kegiatan ini bagus karena minat baca  siswa sekarang sangat menurun, tapi karena adanya kegiatan seperti ini bisa menambah minat untuk membaca lebih jauh. Karena remaja-remaja seperti kita ini butuh referensi yang banyak.” Tutupnya.(AF-M)

editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News