NewsMetro

Kendari Siap Jadi Tuan Rumah Raker APEKSI Komwil VI, Fokus Bahas Solusi Sampah Perkotaan

109
×

Kendari Siap Jadi Tuan Rumah Raker APEKSI Komwil VI, Fokus Bahas Solusi Sampah Perkotaan

Share this article

TERAMEDIA.ID,KENDARI – Pemerintah Kota Kendari mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) APEKSI Komisariat Wilayah (Komwil) VI yang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Juni 2026 mendatang. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat daring melalui Zoom Meeting yang digelar di ruang rapat Wali Kota Kendari, Senin (13/4/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, yang juga menjabat sebagai Ketua APEKSI Komwil VI. Dalam arahannya, Siska menegaskan kesiapan Kendari menjadi tuan rumah sekaligus menekankan pentingnya agenda yang akan dibahas dalam forum tersebut.

Menurutnya, Raker Komwil VI tahun ini akan mengangkat isu strategis terkait penanganan sampah, baik di tingkat nasional maupun daerah sepanjang 2025. Tema ini dipilih sebagai respons atas tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan yang semakin kompleks.

“Tema yang kita angkat adalah bagaimana mencermati kondisi penanganan sampah dan mendorong program pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, forum ini akan menjadi ruang kolaborasi bagi 17 kota anggota Komwil VI yang tersebar di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. Melalui forum tersebut, diharapkan lahir program-program solutif yang dapat diterapkan secara bersama dalam pengelolaan sampah perkotaan.

Selain itu, hasil dari Raker ini juga akan dirumuskan sebagai bahan usulan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI 2026 yang direncanakan digelar di Kota Medan.

Dari sisi teknis, Pemerintah Kota Kendari terus memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan, mulai dari kehadiran kepala daerah dan delegasi, hingga menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan. Di antaranya perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, pengurus APEKSI pusat, akademisi termasuk Rektor Universitas Bosowa, serta kepala daerah seperti Wali Kota Palu.

“Kami juga memastikan kesiapan penginapan dan seluruh rangkaian kegiatan. Koordinasi dengan sekretariat terus kami lakukan agar seluruh kebutuhan teknis dapat terpenuhi,” tambah Siska.

Sementara itu, Manajer Sekretariat APEKSI Komwil VI, Talib Mustafa, menjelaskan bahwa rapat persiapan ini merupakan bagian dari proses pelaporan sekaligus meminta arahan kepada Ketua Komwil VI terkait kesiapan pelaksanaan.

Ia menyebut, Raker Komwil VI tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga bertujuan menghasilkan kesepakatan program kerja pemerintah kota anggota untuk tahun 2027.

“Hasil kesepakatan tersebut nantinya akan dibawa ke forum yang lebih luas, termasuk dalam rangkaian Rakernas APEKSI di Medan, serta menjadi kontribusi bagi program APEKSI secara nasional,” ungkapnya.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Pemerintah Kota Kendari optimistis pelaksanaan Raker APEKSI Komwil VI dapat berjalan lancar. Lebih dari itu, forum ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis dalam menjawab persoalan perkotaan, khususnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berbasis kolaborasi antar daerah.(SM)

Editor:DN

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News