NewsMetroSpecial event

Ribuan Pengunjung Padati Malam Penutupan Kendari Expo 2022

480
×

Ribuan Pengunjung Padati Malam Penutupan Kendari Expo 2022

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Ribuan pengunjung padati Kendari Expo 2022 pada malam penutupan.

Diketahui,event ini bertempat di lapangan Benu Benua, Kelurahan Punggolaba, Kecamatan Kendari Barat.

Antusiasme pengunjung pada malam penutupan Kendari Expo kalih ini membuat saling berdesak-desakan tak terelakan, antar pengujung yang satu dan lainnya.

Kondisi lapangan yang becek dan berlumpur pasca hujan semalam, menambah kesulitan pengujung dalam berjalan.

Kondisi ini tak membuat semangat dan antusiasme pengujung dalam menikmati Kendari Expo 2022 surut.

Menurut keterangan salah satu pengunjung yang datang pada kegiatan Jenny (27) menuturkan, dirinya tetap menikmati momen HUT Kota Kendari ke 191 meskipun kondisi pengujung yang membludak.

“Saya senang sekali antusiasme masyarakat ternyata cukup tinggi dalam merayakan HUT Kota Kendari,ini terbukti event ini sukses terselenggara.” Katanya. Sabtu (14/05/2022).

Dia menambahkan kondisi lapangan tempat terselenggaranya kegiatan ini seharusnya dilokasi yang cukup luas agar dapat menampung lebih banyak lagi volume pengujung yang tidak dapat diprediksi kedatangannya.

“Ini seharusnya agak lebih luas karna kita tidak tau sebanyak apa masyarakat yang datang nantinya.”Tutupnya.

Novrianti/Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News