NewsMetro

Pj Wali Kota Kendari Terima Piagam Penghargaan Atas Pengelolaan DAK Fisik Semester II Tahun 2022

331
×

Pj Wali Kota Kendari Terima Piagam Penghargaan Atas Pengelolaan DAK Fisik Semester II Tahun 2022

Share this article

TERAMEDIA.ID, KOTA KENDARI – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menerima piagam penghargaan terbaik II atas Kinerja Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Semester II Tahun Anggaran 2022 lingkup pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin (13/03/2023).

Penghargaan ini diterima dalam Rapat koordinasi (Rakor) evaluasi anggaran pendapatan belanja daerah semester II tahun 2022 dan percepatan pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah tahun 2023 kabupaten/kota provinsi Sultra.

Usai menyerahkan piagam penghargaan atas penilaian penyerapan anggaran yang dilakukan terhadap kabupaten/kota di Sultra, Gubernur Ali Mazi mengharapkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah atau OPD dapat ditingkatkan lagi.

“Inikan evaluasi, evaluasi kinerja para OPD. Mudah-mudahan dengan penghargaan itu untuk triwulan ke tiga bisa lebih baik lagi. Yang tidak makanya harus berusaha dan mempercepat ya,” harapnya.

Selain itu, Gubernur Sultra dalam sambutannya menyebut capaian ekonomi di Sultra tidak lepas dari pengadaan barang di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sultra, sebagai salah satu penggerak pasca pandemi Covid-19.

Untuk diketahui Ekonomi Sulawesi tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,53 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,31 persen.

 

*redaksi

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News