NewsMetro

Penuh Antusias, 3.400 TK se Kota Kendari Mengikuti Pembukaan Pesantren Cilik di Masjid Al- Kautsar Kendari

287
×

Penuh Antusias, 3.400 TK se Kota Kendari Mengikuti Pembukaan Pesantren Cilik di Masjid Al- Kautsar Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI- Sebanyak 3.400 pelajar Taman Kanak-Kanak (TK) swasta dan negeri se Kota Kendari padati Masjid Al-Kautsar untuk mengikuti kegiatan pesantren cilik. Senin (27/3/2023).

Didampingi para orang tua dan guru, peserta tampak duduk berjejer dengan rapi dengan mengenakan pakaian gamis dan baju koko.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, dengan mengangkat tema melalui pesantren cilik mari kita tanamkan iman dan taqwa (IMTAQ) sejak usia dini sebagai pelajar pancasila.

PJ Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu dalam hal ini diwakili Asisten III Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Kendari, Makmur mengatakan pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan agar peserta mampu meningkatkan kualitas pendidikan, seperti karakter dan ahlak.

“Kita tanamkan sejak awal, sehingga nanti kita berharap mereka akan menjadi anak-anak dengan karakter dan akhlaktukarimah islami sehingga menjadi warga Kota Kendari yang baik di massa yang akan datang,” ungkap Makmur.

Makmur menambahkan, kegiatan ini nantinya akan berlanjut disatuan pendidikan masing-masing, dengan jangka waktu pelaksanaan 3 – 5 hari.

“Disesuaikan dengan acara atau kegiatan yang dirancang oleh satuan pendidikan masing-masing,” terangnya.

Tempat sama, Kadis Dikmudora Kota Kendari Saemina mengatakan, disamping sebagai penyelenggara, pihaknya juga ikut memantau jalannya kegiatan.

“Dari kami cuma memantau pelaksanaannya berjalan dengan baik,” tuturnya.

Kemudian, Ketua KKKTK mengungkapkan rasa syukurnya. Dimana kegiatan pesantren cilik ini bisa disambut baik oleh masyarakat yang dengan antusias mendukung anak-anak mereka.

“Alhamdulillah hari ini luar biasa, antusiasnya masyarakat untuk mengajak anak-anaknya kesini sekaligus untuk berwisara religi, dalan rangka bulan suci ramadhan” katanya.

 

Reporter: Novi

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News