NewsEkonomiMetro

Pemkot Dorong Tiga Program TPAKD, Perkuat Perekonomian kota Kendari

431
×

Pemkot Dorong Tiga Program TPAKD, Perkuat Perekonomian kota Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID,KOTA KENDARI-Dalam mendukung program Tim Percepatan akses Keuangan Daerah (TPAKD)pemerintah Kota Kendari mengagas tiga program unggulan.

Tiga program tersebut yaitu program kredit melawan renternir yaitu Iyamo Persayai Rentenir (Aman), program Satu Rekening Satu Pelajar Ciptakan Lingkungan Tanpa Sampah (Kejar Tuntas  Tuntas), serta program Satu Rekening Satu Pelajar Gapai Inklusi Keuangan (Saguku).

Walikota Kendari Sulkarnain Kadir menyebut. Tiga program ini diusung untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dan mendorong percepatan akses keuangan di Kota Kendari

“Mudah-mudahan dengan tiga program yang hari ini dilaunching itu bisa semakin menguatkan pengelolaan ekonomi kita di Kota Kendari karena yang disentuh hari ini adalah pedagang,pelajar,sama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” Jelas Sulkarnain Kadir. Kamis (23/6/2022).

Dia juga menyebut,dampak dari sinergitas pemerintah Kendari dalam mewujudkan program ini, dapat menjadikan masyarakat Kendari lebih melek terhadap inklusi keuangan.

“Ini luar biasa kalau semua bergerak dan imbasnya masyarakat kita bisa lebih melek terkait dengan inklusi keuangan terhindar dari pelaku keuangan yang ilegal seperti rentenir dan pinjaman online yang menyusahkan masyarakat,” Ujarnya.

Kemudian dia berharap, program TPAKD Kota Kendari ini dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dan mendorong percepatan akses keuangan di Kota dan memperkuat sinergitas dan dapat memberikan motivasi untuk mewujudkan harapan Kota Kendari dapat menjadi nominasi bahkan anugrah TPAKD AWARD tahun ini.

Kemudian,pada kesempatan yang sama. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra), Arjaya Dwi Raya menyebut,pihaknya menyiapkan serangkaian inisiatif strategis untuk menghadapi tantangan disektor jasa keuangan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Ditengah ketidak pastian kondisi perekonomian akibat pandemi covid 19,pemerintah bersama Industri Jasa Keuangan dan pemangku kepentingan lainnya,telah menyiapkan serangkaian inisiatif strategis untuk menghadapi tantangan disektor jasa keuangan dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” Ujarnya.

Lebih lanjut kata dia,percepatan akses keuangan di daerah adalah salah satu strategi dalam mendukung pemulihan perekonomian Indonesia dan mencapai target inklusi keuangan sebesar 90 persen pada tahun 2024 mendatang.

Olehnya itu, dirinya mengatakan untuk mewujudkannya,maka dibutuhkan dukungan dan peran TPKAD.

“Untuk mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan dukungan dan peran TPKAD menjadi sangat penting sesuai peraturan Presiden No. 144 tahun 2021 tentang strategi nasional keuangan inklusif (SNKI) dan Permenko bidang perekonomian no. 4 tahun 2021 tentang pelaksanaan SNKI,” Tutupnya.

Novrianti/Teramedia.id

11 Pejabat Berebut 4 Kursi Kepala OPD, Pemkot Kendari Uji Visi dan Integritas Kandidat KENDARI – Persaingan menuju kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Kendari mulai mengerucut. Sebanyak 11 pejabat mengikuti seleksi untuk mengisi empat jabatan strategis yang selama ini masih lowong. Seleksi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu rekam jejak, tetapi juga panggung bagi para kandidat untuk memaparkan visi kepemimpinan mereka. Tahapan wawancara yang digelar Kamis (9/4/2026) dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di ruang rapat Sekda. Empat posisi yang diperebutkan yakni Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Di posisi BKAD, tiga nama yang bersaing adalah La Ode Marfin Nurjan, Inand Irojasa, dan Ivan Eka Hadianto Maasy. Sementara pada kursi Kepala Dinas PUPR, kandidat yang bertarung yakni Ivan Eka Hadianto Maasy, Muhammad Jayadi, dan Muhammad Azwar Kurdin. Untuk Badan Riset dan Inovasi Daerah, peserta seleksi terdiri dari Seko Kaimuddin Haris, Zulkarnaim, dan Santiwati. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah diikuti oleh Rukmana, Machlil Rusmin, dan Eni Misni Arwati. Kepala BKPSDM Kota Kendari, Alfian, Jumat (10/4/2026) menyebutkan, seluruh peserta yang kini mengikuti wawancara telah melewati tahapan administrasi dan uji kompetensi. Artinya, kandidat yang tersisa merupakan figur-figur yang dinilai layak secara awal untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Dalam proses wawancara, panel penguji menggali lebih dalam kemampuan manajerial, pengalaman birokrasi, hingga gagasan strategis yang ditawarkan masing-masing peserta. Pendekatan ini menjadi bagian dari penerapan manajemen talenta yang mulai diperkuat di lingkup Pemkot Kendari. Amir Hasan menegaskan, seleksi ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi memastikan roda pemerintahan dijalankan oleh figur yang tepat. “Kita ingin memastikan setiap kandidat tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga punya visi yang jelas, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik,” ujarnya. Menurutnya, sistem manajemen talenta menjadi instrumen penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja. Melalui sistem ini, promosi jabatan dilakukan secara lebih objektif dan transparan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari membangun kultur kerja yang kompetitif di kalangan aparatur sipil negara. Setiap ASN didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri karena peluang menduduki jabatan terbuka berdasarkan kemampuan. Dengan seleksi yang ketat, pemerintah berharap pejabat yang terpilih nantinya mampu langsung bekerja dan memberikan dampak nyata, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas layanan publik di Kota Kendari.
News