Hukum & KriminalHeadlineNews

Oknum Lurah dan Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Digerebek Warga Pada Salah Satu Kantor Kelurahan di Kendari

90
×

Oknum Lurah dan Dua Perempuan Diamankan Polisi Usai Digerebek Warga Pada Salah Satu Kantor Kelurahan di Kendari

Share this article

TERAMEDIA.ID, Kota Kendari – Dua oknum lurah bersama dua perempuan diamankan aparat kepolisian setelah digerebek warga di sebuah kantor kelurahan di Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (12/6/2026) malam.

Keempat orang yang diamankan masing-masing berinisial ZM dan RA, yang disebut merupakan oknum lurah di Kecamatan Abeli, serta dua perempuan berinisial CIS (21) dan ANI (18).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan bermula ketika warga menduga adanya aktivitas pesta minuman keras dan rencana perbuatan asusila di dalam kantor kelurahan. Warga kemudian mendatangi lokasi dan mendapati keempat orang tersebut berada di dalam gedung kantor kelurahan.

Situasi itu kemudian menarik perhatian warga hingga para terduga dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Dari informasi yang beredar, CIS diketahui merupakan seorang mahasiswi semester enam pada salah satu fakultas kesehatan masyarakat di Kendari, yang diduga sedang hamil. Sementara ANI merupakan perempuan berusia 18 tahun yang datang bersama CIS pada malam kejadian. Dugaan sementara kedua wanita ini datang setelah menerima pesanan melalui aplikasi Hijau dari para oknum lurah. Namun terjadi perselisihan terkait harga yang disepakati awalnya,tidak sesuai ketika kedua wanita tersebut tiba di lokasi kejadian.

Keduanya diduga dipanggil untuk menemani kegiatan yang berlangsung di kantor kelurahan tersebut. Namun, dugaan rencana tersebut tidak berlanjut setelah warga melakukan penggerebekan.

Usai diamankan di Polsek Abeli, keempatnya kemudian dibawa ke Mapolresta Kendari guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Weliwanto Malau, membenarkan adanya pengamanan terhadap dua oknum lurah dan dua perempuan tersebut.

“Iya benar, kami telah mengamankan ke empatnya, masing-masing Lurah Talia dan Lurah Poasia beserta dua wanita, yang diduga terlibat dalam kegiatan tersebut, dan kini tengah kami periksa untuk mendalami kasusnya” ujar AKP Weliwanto Malau.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang diamankan untuk mengetahui secara pasti kronologi serta dugaan pelanggaran yang terjadi dalam peristiwa tersebut.(*AN)

Editor:NZ