Pendidikan

Ibu-Ibu Batu Jaya Belajar Bikin Lilin Aromaterapi Bersama Mahasiswa KKN UGM

167
×

Ibu-Ibu Batu Jaya Belajar Bikin Lilin Aromaterapi Bersama Mahasiswa KKN UGM

Share this article

TERAMEDIA.ID, Konawe Selatan – Wax yang semula berbentuk padat perlahan mencair ketika dipanaskan. Setelah diberi pewangi dan dituangkan ke dalam wadah, bahan tersebut kembali mengeras menjadi lilin aromaterapi.

Proses itu menjadi pengalaman baru bagi ibu-ibu Desa Batu Jaya, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, melalui program Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi yang digelar mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM).

Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 Unit SG004 Konawe Selatan Sub Unit Batu Jaya. Kegiatan dirancang dalam bentuk praktik langsung agar peserta dapat memahami proses pembuatan sekaligus fungsi setiap bahan.

Delaney Violet Oey, mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA UGM, memimpin kegiatan tersebut dengan dibantu anggota tim KKN-PPM UGM.

Peserta terlebih dahulu diperkenalkan dengan wax, bahan pewangi, sumbu, wadah tahan panas, serta bahan pendukung lainnya. Setelah wadah dan sumbu disiapkan, wax dicairkan menggunakan pemanasan terkendali. Pewangi kemudian ditambahkan sebelum campuran dituangkan ke wadah dan dibiarkan hingga mengeras.

Bagi sejumlah warga, kegiatan tersebut merupakan pengalaman pertama membuat lilin secara langsung.

“Ini cara baru yang diajarkan anak-anak KKN kepada kami. Sebelumnya saya belum pernah membuat lilin seperti ini. Selain harum dan bagus, lilinnya juga bisa digunakan di rumah kalau sedang mati lampu,” ujar Mama Lai Lai, warga Desa Batu Jaya.

Selain aspek kreativitas, keselamatan menjadi perhatian selama pelatihan. Peserta diarahkan menghindari kontak langsung dengan wax panas, menggunakan wadah yang sesuai, serta berhati-hati ketika bekerja di sekitar sumber panas.

Melalui kegiatan tersebut, ibu-ibu Desa Batu Jaya memperoleh pengalaman mengembangkan bahan sederhana menjadi produk rumah tangga yang memiliki nilai guna sekaligus estetika.

Kegiatan KKN-PPM UGM di Desa Batu Jaya berada di bawah bimbingan Dra. Eko Tri Sulistyani, M.Sc., dosen FMIPA UGM, selaku Dosen Pembimbing Lapangan.(*)

 

Editor:NZ